Analisis perbandingan status mutu kualitas air tanah menggunakan metode STORET dan metode CCME-WQI: studi kasus Desa Sukorejo Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik

Maulidiyah, Mirza (2022) Analisis perbandingan status mutu kualitas air tanah menggunakan metode STORET dan metode CCME-WQI: studi kasus Desa Sukorejo Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Mirza Maulidiyah_H05218012.pdf] Text
Mirza Maulidiyah_H05218012.pdf

Download (4MB)

Abstract

Air tanah merupakan kebutuhan sehari-hari yang dibutuhkan semua makhluk di bumi ini. Aktivitas manusia yang menimbulkan munculnya zat pencemar merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kualitas air tanah. Keberadaan air tanah dangkal (sumur) di suatu masyarakat tidak menjamin kualitas airnya baik. Suhu, TDS, turbidity, pH, CaCO3, Fe, Mn, Zn dan total coliform uji parameter yang dilakukan dalam penelitian di Desa Sukorejo Sidayu Gresik. Metode yang digunakan untuk penentuan titik lokasi sampling yaitu purposive sampling. Pengambilan sampel air dilakukan berdasarkan SNI 6989.58:2008. Untuk penentuan status mutu air menggunakan Metode STORET dan CCME-WQI. Dimana, pada kedua metode tersebut akan dibandingkan menggunakan uji statistik yaitu Uji Mann Whitney. Metode deskriptif kuantitatif digunakan pada penelitian untuk mendeskripsikan kualitas air tanah berdasarkan hasil yang telah ada. Pada perhitungan metode STORET titik lokasi 1 termasuk dalam kategori “tercemar sedang” dengan nilai -30, lokasi titik sampling 2, 4 dan 5 memiliki nilai -35 yang termasuk dalam kategori “tercemar berat” serta lokasi titik sampling 3 termasuk dalam kategori “tercemar sedang” dengan nilai -20. Pada perhitungan metode CCME-WQI ini seluruh lokasi titik sampling termasuk ke dalam kategori “kurang”. Perbandingan kedua metode menggunakan uji Mann Whitney dimana pada uji tersebut dapat membandingan antara 2 kelompok variabel. Hasil pengujian tersebut menyatakan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) yaitu 0.05 yang artinya jika nilai ˂ 0.05 maka H0 ditolak sehingga terdapat perbedaan antara metode STORET dan CCME-WQI.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Air; kualitas; STORET; CCME-WQI
Subjects: Teknik Lingkungan
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Tehnik Lingkungan
Depositing User: Mirza Maulidiyah
Date Deposited: 18 Jul 2022 03:29
Last Modified: 18 Jul 2022 03:29
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/54002

Actions (login required)

View Item
View Item