Fadhila, Nur (2021) Studi komparasi hisab gerhana Bulan 28 Juli 2018; antara kitab Irshad al-Murid dengan Astronomical Algorithms. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Nur Fadhila_C98216028.pdf
Download (2MB)
Abstract
Skripsi ini adalah hasil penelitian pustaka untuk menjawab pertanyaan bagaiamana perbandingan hasil hisab gerhana Bulan 28 Juli 2018 antara kitab Irshād Al-Murīd dengan Astronomical Algorithms dan apa faktor penyebab perbedaan hasil hisab gerhana Bulan 28 Juli 2018 antara kitab Irshād Al-Murīd dengan Astronomical Algorithms. Peneliti dalam penyusunan skripsi ini, menggunakan jenis penelitian komparatif menggunakan pendekatan kualitatif. Data primer yang digunakan ialah kitab Irshād Al-Murīd karya KH. Ahmad Ghozali Muhammad Fathullah serta buku Astronomical Algorithms karya Jean Meeus. Sedangkan untuk sumber sekunder yang digunakan ialah buku, karya tulis, kitab fikih, video, serta situs web yang berkaitan gerhana Bulan. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah teknik dokumentasi serta teknik perhitungan. Dokumentasi dilakukan dengan mengumpulkan data langkah-langkah hisab gerhana Bulan dalam kitab Irshād Al-Murīd dan Astronomical Algorithms, serta data lain berkenaan dengan gerhana Bulan. Sedangkan teknik perhitungan, dilakukan untuk mendapatkan hasil hisab dari data langkah-langkah hisab dalam kitab Irshād Al-Murīd dan buku Astronomical Algorithms yang telah dihimpun sebelumnya. Untuk teknik analisis data dalam penelitian ini dibagi menjadi empat tahap, yakni: 1) Tahap pengumpulan data gerhana Bulan, 2) Tahap penghitungan gerhana Bulan (28 Juli 2018), 3) Tahap perbandingan hasil hisab gerhana Bulan (28 Juli 2018), dan 4) Tahap pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa antara hisab gerhana Bulan menggunakan kitab Irshād Al-Murīd dengan Astronomical Algorithms yang lebih akurat dalam perbandingan dengan perhitungan gerhana Bulan NASA dan hasil pengamatan oleh Observatorium Bosscha ialah hisab menggunakan kitab Irshād Al-Murīd. Meskipun sebenarnya ada beberapa bagian yang menyatakan bahwa penggunaan hisab Astronomical Algorithms lebih akurat, namun berdasarkan selisih dari keseluruhan perhitungan kitab Irshād Al-Murīd memiliki hasil yang selisihnya lebih kecil dibandingkan hasil hisab Astronomical Algorithms. Selisih terbesar untuk Kitab Irshād Al-Murīd ialah sekitar 2,5 menit, sedangkan untuk Astronomical Algorithms selisih terbesarnya bisa mencapai 13 menit. Selain itu, perbandingan hasil hisab antara kitab Irshād Al-Murīd dengan Astronomical Algorithms sendiri diakibatkan oleh faktor input tanggal yang berbeda, serta perbedaan detail rumus yang digunakan. Hal tersebut menjadi alasan keduanya memiliki beberapa hasil hisab yang berbeda meskipun kitab Irshād Al-Murīd merupakan pengembangan dari Astronomical Algorithms. Dalam melakukan proses perhitungan dianjurkan untuk menggunakan pemrograman (kalkulator maupun komputer) untuk memudahkan proses perhitungan, serta mengurangi resiko kesalahan penghitungan. Pemrograman tersebut juga dapat digunakan kembali untuk menghitung gerhana Bulan pada tanggal lainnya. Selain itu, dalam proses perhitungan juga dibutuhkan ketelitian.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hisab gerhana Bulan; studi komparasi; kitab Irshād al-Murīd |
| Subjects: | Hisab dan Rukyah Agama dan Ilmu Pengetahuan Falak |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak |
| Depositing User: | Nur Fadhila |
| Date Deposited: | 10 May 2022 08:41 |
| Last Modified: | 10 May 2022 08:41 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/53185 |
