Rozi, Fahrur (1998) Orang-orang yang beruntung Al Muflihun menurut Al Quran. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (187kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (121kB) | Preview
Daftar isi.pdf
Download (386kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (971kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (480kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (503kB) | Preview
Daftar pustaka.pdf
Download (625kB) | Preview
Abstract
Manusia dilahirkan dalam fitrah yakni dalam islam. Islam berarti pembebasan dari segala bentuk perbudakan dan penindasan manusia atas manusia. Keimanan membuahkan kehidupan yang shalih dan damai. Diantara keistimewaan manusia paling asasi, bila dibandingkan dengan makhluk lain yang ada di muka bumi ini, adalah yang dinamakan kebebasan. Namun dibalik itu sebagai konsekwensi dengan adanya karunia kebebasan itu, manusia dituntut bertanggung jawab atas segala tindakan dan prilakunya dari jalan hidup yang dipilihnya. Tetapi hendaknya manusia meyadari dan meyakini sepenuhnya bahwa kehidupan dunia ini bersifat fana, pada suatu ketika pasti akan berakhir. Rumusan masalah dalam pembahasan skripsi ini adalah 1). Siapa sajakah yang dimaksud orang orang yang beruntung menurut al qur’an? 2). Bagaimanakah kreteria perbuatan orang orang yang beruntung menurut al qur’an? Dalam skripsi ini menggunakan metode maudhu’I yaitu dengan menghimpun ayat ayat al Qur’an yang membahas masalah orang orang yang beruntung dari berbagai ayat yang terpencar dengan berbagai surat dalam al Qur’an. Kemudian menjelaskan pengertian secara menyeluruh dari ayat ayat tersebut sebagai jawaban terhadap masalah yang menjadi pokok pembahasannya. Kesimpulan dari skripsi ini adalah orang orang yang beruntung adalah mereka yang beramal shaleh untuk menyucikan diri, melakukan amal ma’ruf nahi munkar, membela agama allah bersabar terhadap musibah yang menimpanya, mendermakan sebagaian hartanya, menghindarkan diri dari memakan barang riba, menghindari judi, dan minum minuman keras berdasarkan nilai nilai keimanan. Dengan demikian, iman dan amal shaleh merupakan perangkat esensial untuk mencapai kategori orang orang yang beruntung. Karena iman dan kemauan seseorang untuk melakukan amal shaleh bersifat dinamis dalam artian dapat berubah ubah akibat tantangan tantangan dari lingkungan soaial, maka seseorang yang akan mencapai keberuntungan hendaklah melakukan nilai nilai keimanan dan amal shaleh tersebut dengan cara yang sungguh sungguh dan berpendirian teguh.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Muflihun; Al-Qur’an |
| Subjects: | Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Arsip Ushuluddin |
| Depositing User: | Users 32 not found. |
| Date Deposited: | 23 Feb 2016 02:02 |
| Last Modified: | 05 Nov 2020 15:59 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/5215 |
