Qomariah, Faridatul (2014) JAMAAH PUTRI AN-NAADLIRIYYAH (1994-2014) : STUDI TENTANG DZIKIR KUBRA AHAD MANIS. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (106kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (30kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (36kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (90kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (125kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (79kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (146kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (32kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (12kB) | Preview
Abstract
Skripsi ini berjudul Jamaah Putri An-Naadliriyyah (Studi Tentang Dzikir Kubra Ahad Manis). Materi yang diteliti dalam skripsi ini berkaitan dengan : (1) Bagaimana pengertian dzikir dan fungsinya menurut al-Quran, Hadist dan para ulama’?. (2) Bagaimana sejarah berdirinya Jamaah Putri An-Naadliriyyah?. (3) Bagaima Dzikir Kubra Ahad Manis dan Pengaruhnya bagi Jamaah Putri An-Naadliriyyah?.
Dalam menjawab permasalahan tersebut penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosial antropologi. Sesuai dengan masalah tersebut sumber yang digunakan adalah pengamatan secara langsung terhadap kegiatan Dzikir Kubra Ahad Manis dan wawancara dengan pihak-pihak terlibat dalam Jamaah Putri An-Naadliriyyah. Serta buku-buku referensi pendukung yang berkaitan dengan pembahasan ini.
Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa, (1) Dzikir ditinjau dari segi bahasa (lughatan) adalah mengingat, sedangkan dzikir secara istilah adalah membasahi lidah dengan ucapan-ucapan pujian kepada Allah. (2) Jamaah Putri An-Naadliriyyah didirikan pada tanggal 18 rajab 1415 H/ 1994 M di desa Selok Besuki, Kabupaten Lumajang. Penyebarannya menggunakan cara “Hijrah” atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain. (3) Dzikir Kubra Ahad manis merupakan salah satu ritual keagamaan rutin yang diselenggarakan oleh Jamaah Putri An-Naadliriyyah. Ritual dzikiran ini dimaksudkan untuk berdoa bersama-sama untuk mendekatkan diri kepada Allah serta meminta pertolongan dan perlindungan dari Allah. Fungsi serta pengaruh dzikir bagi anggota Jamaah yaitu sebagai alat untuk mendekatkan diri kepada Allah, Menyucikan diri, menentramkan hati dan melancarkan usaha. Akan tetapi ada pula anggota jamaah yang tidak memiliki pengaruh apa-apa dan mengikuti acara hanya sebagai kesenangannya dengan keramaian. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua dzikir berpengaruh positif bagi Jamaah/pengamalnya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Ridwan Abu Bakar |
| Uncontrolled Keywords: | Dzikir Kubra |
| Subjects: | Kebudayaan > Kebudayaan Islam |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Kebudayaan Islam |
| Depositing User: | Users 32 not found. |
| Date Deposited: | 09 Feb 2015 09:14 |
| Last Modified: | 09 Feb 2015 09:14 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/521 |
