BUDAYA KOMUNIKASI BLATER DI DESA TAMBUKA KECAMATAN GULUK-GULUK KABUPATEN SUMENEP MADURA

Rizal, Saiful (2016) BUDAYA KOMUNIKASI BLATER DI DESA TAMBUKA KECAMATAN GULUK-GULUK KABUPATEN SUMENEP MADURA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (308kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (88kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (100kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (274kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (217kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (328kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (123kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (100kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (145kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana budaya komunikasi blater yang ada di desa tambuko kecamatan guluk-guluk kabupaten sumenep. dalam penjelasan lebih jauh, penelitian ini juga mengungkap bagaimana bentuk-bentuk komnikasi yang dilakukan oleh blater dalam lingkungan sosial masyarakat Desa Tambuko.
Deskriptif kualitatif menjadi tolak ukur metode penelitian inti bagaimana penelitian ini dijalankan, yang didalamnya terdapat bagian-bagian untuk dapat memperoleh data yang valid dengan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara serta mengumpulkan dokumentasi. Pada tahap teori, penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik Herbert Blumer sebagai acuan penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bentuk komunikasi blater yang yang dilakukan secara simbolik lebih mudah lakukan serta diterima oleh masyarakat desa tambuko, seperti mengikuti adat-istiadat yang memang harus di lakukan, dan tidak melakukan tindakan kriminal di lingkungan desa. Blater itu sendiri dapat menunjukkan eksistensinya sebagai seorang blater melalui komunikasi yang bersifat simbolik, dan hal itu menjadi budaya komunikasi tersendiri bagi blater yang ada di Desa Tambuko. (2) Seorang blater memiliki nilai-nilai tersendiri di mata masyarakat karena tindakan yang mereka tunjukkan. Apabila seorang blater dapat memberikan keamanan bagi warga desanya maka dia akan mendapatkan nilai tersendiri dari tindakannya itu. Masyarakat akan menilai bahwa blater tersebut betul-betul kuat dan punya pengaruh yang besar dalam dunia kriminal, dan patut untuk dihormati. Blater dalam proses komunikasi secara langsung (verbal) tidak terlalu sering dilakukan. Komunikasi secara verbal dilakukan hanya sekedarnya saja, dan lebih suka komunikasi secara langsung apabila membutuhkan sesuatu atau menghadapi masalah serius yang memang harus diselesaikan dengan jalan pembicaran.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Budaya Komunikasi; Blater;
Subjects: Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: saiful rizal
Date Deposited: 16 Mar 2016 07:34
Last Modified: 16 Mar 2016 07:34
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/5136

Actions (login required)

View Item
View Item