Agustine, Shania Putri Ayu (2021) Analisis hukum Islam terhadap gadai harta jaminan kredit di Desa Wedoro. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Shania Putri Ayu Agustine_C02217050.pdf
Download (1MB)
Abstract
Skripsi ini merupakan hasil penelitian normatif dengan judul “Analisis Hukum Islam Terhadap Gadai Harta Jaminan Kredit Di Desa Wedoro”. Skripsi ini ditulis untuk menjawab pertanyaan yang dituangkan dalam dua rumusan masalah yaitu: (1) Bagaimana praktik gadai dengan harta jaminan kredit di masyarakat desa Wedoro, dan (2) Bagaimana analisis Hukum Islam terhadap praktik gadai dengan harta jaminan kredit di desa Wedoro. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field search). Selanjutnya teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara sebagai pendukung untuk melengkapi informasi penelitian. Penulis menggunakan analisis deskriptif dengan pola pikir deduktif, dalam menjelaskan praktik gadai dengan harta jaminan kredit di desa Wedoro dan dianalisis berdasarkan Hukum Islam dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: rahin telah menggadaikan barang atau harta yang masih dalam keadaan kredit untuk mendapatkan pinjaman uang kepada murtahin, hal tersebut tidak diketahui oleh murtahin, dan sebelum jatuh tempo pelunasan utang, barang tersebut diambil oleh pihak leasing dengan alasan barang tersebut masih dalam masa angsuran yang menunggak. Dalam hukum Islam praktik tersebut tidak diperbolehkan, karena syarat sahnya gadai salah satunya adalah objek yang digadaikan harus milik sendiri dan pihak murtahin memiliki hak untuk menahan objek yang digadaikan tersebut sampai batas waktu pelunasan selesai. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis memberikan saran untuk pihak rahin sebaiknya sebelum transaksi menjelaskan dan memberitahu secara jujur kepada murtahin bahwa barang yang digadaikan tersebut masih dalam keadaan kredit, agar tidak terjadi kerugian bagi salah satu pihak. Untuk murtahin sebaiknya sebelum rahin memberikan barang gadaiannya diperiksa terlebih dahulu dan jangan didasari rasa saling percaya saja, agar tidak terjadi kesalahpahaman dan kerugian bagi pihak yang bersangkutan. Seharusnya praktik gadai yang terjadi pada masyarakat Desa Wedoro harus lebih memperhatikan rukun dan syarat gadai dalam Islam agar tidak bertentangan dengan syari’at Islam.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gadai |
| Subjects: | Gadai Hukum Islam Riba |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Shania Putri Ayu Agustine |
| Date Deposited: | 20 Apr 2022 04:31 |
| Last Modified: | 20 Apr 2022 04:31 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/51303 |
