KOMUNIKASI DALAM PENCITRAAN KANG PRABU DAN DAYA TARIK PENDENGAR RADIO MALOWOPATI DI BOJONEGORO

Asyur, Ahmad Rizqi Nine (2016) KOMUNIKASI DALAM PENCITRAAN KANG PRABU DAN DAYA TARIK PENDENGAR RADIO MALOWOPATI DI BOJONEGORO. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (546kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (225kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (236kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (361kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (381kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (520kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (789kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (226kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (342kB) | Preview

Abstract

Radio merupakan media komunikasi massa yang dapat menjangkau khalayak luas, dengan klasifikasi pendengar yang bekerja sebagai ibu rumah tangga, petani dan pedagang membuat radio sangat diminati khususnya di daerah pedesaan yakni di Bojonegoro. Letak geografis daerah Bojonegoro yang sebagian besar adalah daerah agraris, persawahan dan perkebunan mengakibatkan masyarakatnya memiliki taraf ekonomi yang tergolong menengah kebawah, sehingga banyak menyita waktu mereka untuk bekerja. Untuk itu diperlukan sebuah media untuk menjangkau semua lapisan masyarakat Bojonegoro untuk menyebarkan sebuah informasi yang terkini. Radio menjadi media yang bisa menjawab persoalan tersebut dan juga menjadi salah satu media yang terpenting dalam penyebaran informasi di Bojonegoro. Melihat antusias masyarakat yang banyak ingin mendapatkan informasi, maka pemerintah Kabupaten Bojonegoro mendirikan radio Malowopati yang dinaungi langsung oleh pemerintah daerah (RKPD). Sebuah media radio membutuhkan penyiar dan tentunya para pendengar (audience). Penyiar yang baik akan menarik hati para pendengarnya. Pertengahan tahun 2009 sosok Kang Prabu muncul dengan karakter-karakter komunikasi yang khas dan berbeda dengan penyiar yang lain di Bojonegoro. Dengan komunikasi pencitraan yang dilakukan oleh kang prabu, akibatnya masyarakat Bojonegoro menjadi peka akan keadaan yang sedang terjadi dilingkunganya, hal itu di tandai dengan banyaknya pendengar yang aktif mengabarkan hal–hal atau informasi yang terjadi lewat siaran radio Malowopati. Hal itu dikarenakan pembawaan kang prabu dalam membawakan informasi di radio Malowopati Bojonegoro dengan pembawaan berita dan suara yang jelas, intonasi membantu masyarakat mampu menerima dengan baik, dengan menggunakan nama yang mudah diingat di Bojonegoro, penggunaan bahasa Jonegoroan dan mengerti dan paham tipical pendengar membuat sosok penyiar Kang Prabu menjadi penyiar radio yang memiliki pendengar setia.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Komunikasi; Pencitraan; Radio
Subjects: Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Rizqi Nine Asyur
Date Deposited: 14 Mar 2016 07:51
Last Modified: 02 Dec 2016 07:23
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/5074

Actions (login required)

View Item
View Item