Mahendra, Abizar Egi (2021) Pengaruh operasi pasar terbuka absorbsi dan pinjaman rupiah perbankan jangka panjang dan pendek terhadap iklim usaha manufaktur Indonesia tahun 2017 – 2020. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Abizar Egi Mahendra_G71217053.pdf
Download (3MB)
Abstract
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelatif dan deskriptif dengan sumber dan jenis data berupa data sekunder yang diperoleh dari Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI) untuk operasi pasar terbuka absorbsi dan pinjaman rupiah perbankan, serta Purchasing Manager Index Manufactur diperoleh dari Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang diolah oleh IHS Markit. Alat analisis menggunakan metode Error Correction Model (ECM) untuk menganalisis pengaruh jangka panjang dan jangka pendek dari operasi pasar terbuka absorbsi dan pinjaman rupiah perbankan terhadap iklim usaha industri manufaktur Indonesia. Hasil analisis ECM menunjukkan bahwa pada pengamatan jangka panjang secara parsial hanya kredit investasi yang berpangaruh signifikan dan negatif terhadap iklim usaha industri manufaktur dengan tingkat kepercayaaan 90% karena siginifikan pada tingkat 10%. Sementara pada pengamatan jangka pendek dengan melakukan koreksi kesalahan pada jangka panjang diketahui secara parsial variabel operasi pasar terbuka absorbsi dan kredit investasi tidak berpengaruh signifikan, variabel kredit konsumsi berpengaruh signifikan dan positif terhadap iklim usaha industri manufaktur, dan variabel kredit modal kerja berpengaruh signifikan dan negatif terhadap iklim usaha industri manufaktur. Secara simultan seluruh variabel independent pada pengamatan jangka panjang dan jangka pendek secara serentak berpengaruh signifikan terhadap iklim usaha industri manufaktur. Berdasarkan dari hasil penelitian diharapkan Bank Indonesia agar tetap memperhatikan kondisi sektor riil khususnya perekonomian sektor riil rumah tangga dalam melakukan kebijakan operasi pasar terbuka absorbsi yang tepat dan berdampak positif. Sementara perbankan diharapkan dapat tetap menjaga suku bunga kredit tetap rendah terutama suku bunga kredit konsumsi yang merupakan fasilitas kredit dengan tingkat permintaan tertinggi dan banyak digunakan oleh sektor riil rumah tangga.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Operasi Pasar Terbuka; Kredit Perbankan; Industri Manufaktur. |
| Subjects: | Bank dan Perbankan Ekonomi |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ilmu Ekonomi |
| Depositing User: | Abizar Egi Mahendra |
| Date Deposited: | 29 Sep 2021 15:48 |
| Last Modified: | 29 Sep 2021 15:48 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/50379 |
