Reinterpretasi hadis tentang muslim yang tinggal di negeri non muslim: perspektif teori Hermeneutika Double Movement Fazlur Rahman

Tika, Rosida Dian (2021) Reinterpretasi hadis tentang muslim yang tinggal di negeri non muslim: perspektif teori Hermeneutika Double Movement Fazlur Rahman. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Rosida Dian Tika _E95217039.pdf] Text
Rosida Dian Tika _E95217039.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari beberapa pernyataan yang menyatakan adanya larangan seorang Muslim untuk tinggal dan menetap di negeri non Muslim. Pernyataan tersebut didasarkan pada redaksi hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud nomor indeks 2645. Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini yaitu: Pertama, bagaimana kualitas hadis tentang Muslim yang tinggal di negeri non Muslim dalam riwayat Sunan Abu Dawud nomor indeks 2645?. Kedua, bagaimana pemahaman hadis tentang Muslim yang tinggal di negeri non Muslim dalam perspektif teori double movement Fazlur Rahman?. Ketiga, bagaimana relevansi hadis tentang Muslim yang tinggal di negeri non Muslim terhadap kondisi minoritas Muslim masa kini?Terkait dengan permasalahan tersebut, peneliti menggunakan model penelitian kualitatif yang mana dalam penyajiannya menggunakan dokumentasi. Penelitian ini fokus pada redaksi lafal hadis yang berbunyi “...Aku berlepas diri dari setiap muslim yang bermukim di antara orang-orang musyrik.”. Dalam memahami hadis peneliti menggunakan teorinya Fazlur Rahman, yaitu teori double movement. Teori double movement merupakan teori yang terdiri dari dua gerakan. Gerakan pertama yaitu memahami sesuatu pernyataan dengan mengkaji situasi mikro (asbab al-wurud) dan makro (kondisi sosial ketika nabi mengucapkan hadis). Gerakan kedua yaitu mengimplementasikan idela moral ke konteks kekinian. Pengumpulan data dilakukan dengan kepustakaan yakni berupa kitab-kitab hadis, buku tafsir, buku Fazlur Rahman, buku-buku, artikel, dan jurnal. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah: Pertama, kualitas hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan nomor indeks 2645 berkualitas shahih dan dapat dijadikan h}ujjah. Kedua, pemahaman hadis tentang Muslim yang tinggal di negeri non Muslim berdasarkan teori double movement mengahsilkan kesimpulan bahwa redaksi tersebut tidak menunjukkan adanya larangan seorang muslim tinggal di negeri non Muslim. Ketiga, relevansi ideal moral hadis dengan minoritas Muslim dalam konteks kekinian menghasilkan kesimpulan bahwa idela moral yang terdapat dalam hadis tersebut sebagai bentuk kehati-hatian dan menjaga diri seorang Muslim ketika menetap di negeri non Muslim agar tidak terpengaruh dengan gaya hidup non Muslim yang bertentangan dengan syariat Islam.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Muslim; Non muslim; Double movement.
Subjects: Kerukunan Beragama
Pluralisme
Toleransi Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis
Depositing User: Rosida Dian Tika
Date Deposited: 01 Aug 2021 07:25
Last Modified: 01 Aug 2021 07:25
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/48935

Actions (login required)

View Item
View Item