Kolateralisasi Quran-Bibel dalam Kristianologi Qurani “An-Nashrâniyyatul-Qur’âniyyah” karya Sami’an Ali Yasir

Arrosyid, Ahmad Khairul (2021) Kolateralisasi Quran-Bibel dalam Kristianologi Qurani “An-Nashrâniyyatul-Qur’âniyyah” karya Sami’an Ali Yasir. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Ahmad Khairul Ar-Rosyid_E93216098.pdf] Text
Ahmad Khairul Ar-Rosyid_E93216098.pdf

Download (1MB)

Abstract

Aktivitas penggunaan bibel sebagai sumber penafsiran telah dilakukan dari kesarjanaan ulama tafsir masa klasik hingga masa modern. Ini menarik mengingat tafsir qur’an memuat konten-konten teologis yang bisa mengakibatkan benturan teologis dan tidak menutup kemungkinan menimbulkan potensi-potensi polemik. Sami’an Ali Yasir seorang Ahmadiyah khususnya Ahmadiyah Lahore dengan karya tafsirnya yang berjudul Kristianologi Qurani (An-Nashrâniyyatul-Qur’âniyyah) yang menggunakan Bibel sebagai sumber tafsirnya. Penelitian ini ingin mengungkap dua hal, yaitu bagaimana epistemologi Kristianologi Alquran dan bagaimana kolateralisasi Quran-Bibel didalamnya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif berbasis kepustakaan dengan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis-deskriptif. Data yang telah terkumpul, baik primer atau sekunder dianalisis sesuai sub bahasan masing-masing. Lalu dilakukan pembacaan mendalam atas karya-karya yang memuat objek penelitian dengan menggunakan content analysis. Penelitian ini menggunakan teori yang digagas oleh Edip Yuksel, Layth Saleh al-Shaiban, dan Martha Schulte-Nafeh yaitu dengan sebutan istitilah cross-reference sebagai cara merujuk kepada Bibel sebagai sumber dalam karya terjemah al-Qur’an berjudul Qur’an: A Reformist Translation. Kerangka epistemology dari tafsir karya Sami’an Ali antara lain: Sumber penafsiran yang digunakan terdiri dari Alquran, Hadis, Tafsir terdahulu dan Bibel (Israiliyyat), metode yang digunakan adalah metode maudhu’I yang mengakomodasi ayat-ayat kristianitas yang mana corak tafsirnya teologis. Untuk validitas penafsiran, Pertama, teori koherensi Yasir tergolong Mufassir yang konsisten dengan proporsi-proporsi yang telah dibangun, Kedua, teori korespondensi hal yang ditulis oleh Yasir sesuai dengan fakta empiris di lapangan dan Ketiga, teori pragmatism bahwa tafsir ini memiliki nilai di masyarakat yang kering akan pengetahuan agama lain dan sebagai upaya mencegah apostasy. Model kutipan Bibel yang dipakai Sami’an Ali Yasir dalam Kristianologi Qur’ani (an-nasharaniyyatul qur’aniyyah) bervariatif yang meliputi empat jenis dalam beberapa tema. Model rujukan dalam 48 ayat Bibel, komparatif (perbandingan) dalam 28 ayat Bibel, penjelasan dalam 2 ayat Bibel dan sebagai media kritik dalam 5 ayat Bibel. Total keseluruhan mencapai 83 ayat dengan berbagai macam model kutipan yang dimuat dalam 3 bab teologi yang tebagi menjadi 3 bagaian Monoteistik, Trinitas dan melihat Tuhan (Seeing of God),pneumatology yang terdiri dari Malaikat dan Roh Kudus dan Kisah yang tebagi menjadi 2 yakni Maryam dan Isa Almasih.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Alquran; Bibel dan Tafsir.
Subjects: Al Qur'an
Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Ahmad Khairul Arrosyid
Date Deposited: 21 Jul 2021 11:37
Last Modified: 21 Jul 2021 11:37
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/48680

Actions (login required)

View Item
View Item