Abdullah, Zufar (2021) Dialektika nasionalisme antara Muwallad dan Wulaiti tahun 1913-1945. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Zufar Abdullah_A92216110.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penulisan skripsi ini disusun dengan menggunakan metode penelitian sejarah, yaitu: Heuristik (pengumpulan sumber), Verifikasi (kritik sumber), Interpretasi (penafsiran sumber) dan Historiografi (penulisan sejarah). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan historis dan pendekatan sosiologis. Sedangkan teori yang digunakan untuk menganalisis adalah teori konflik menurut Lewis Coser. Hasil dari penulisan skripsi ini menyimpulkan bahwa: (1) Komunitas Hadrami di Indonesia mengalami perkembangan dari aspek demografis, sosiologis, ideografis dan politis. (2) Kaum wulaiti berpandangan bahwa kebangsaan komunitas Hadrami di Indonesia adalah Hadramaut karena Hadramaut adalah tanah kelahiran dan tanah air, bukan Indonesia. Sedangkan kaum muwallad berpandangan bahwa kebangsaan komunitas Hadrami di Indonesia adalah Indonesia khususnya bagi peranakan karena nilai-nilai budaya Indonesia telah menyatu dengan kehidupan komunitas Hadrami yang tinggal di Indonesia. (3) Perbedaan pandangan soal nasionalisme tersebut berimplikasi pada penguatan identitas di masing-masing kelompok serta meningkatkan partisipasi sosial dan politik komunitas Hadrami terhadap pergerakan nasional Indonesia.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nasionalisme; Muwallad; Wulaiti. |
| Subjects: | Sejarah Peradaban Islam Nasionalisme |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Zufar Abdullah |
| Date Deposited: | 12 Jul 2021 03:47 |
| Last Modified: | 12 Jul 2021 03:47 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/48206 |
