Khotimah, Husnul (2016) Nilai-nilai spiritualitas ajaran kerohanian Sapta Darma di Dukuh Sepat Kelurahan Lidah Kulon Kecamatan Lakarsantri Kota Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (673kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (185kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (131kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (401kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (571kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (471kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (471kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (203kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (204kB) | Preview
Abstract
Skripsi dengan judul “Nilai-Nilai Spiritualitas Ajaran Kerohanian Sapta Darma Di Dukuh Sepat Kelurahan Lidah Kulon Kecamatan Lakarsantri Kota Surabaya” ini adalah hasil penelitian lapangan untuk memahami nilai-nilai spiritualitas ajaran Kerohanian Sapta Darma yang membuat mereka bertahan di tengah agama-agama lain yang lebih mendominasi dan mengetahui alasan penganut Ajaran Kerohanian Sapta Darma di Dukuh Sepat masih bertahan dengan keyakinannya selama ini. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan secara deskriptif-historis, yakni menggambarkan spirit bertahan penganut Ajaran Kerohanian Sapta Darma di tengah keminoritasan mereka. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan selama proses penelitian ini adalah dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.
Dari penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa keberadaan penganut Ajaran Kerohanian Sapta Darma di Dukuh Sepat Kelurahan Lidah Kulon masih ada dan mampu bertahan di tengah agama-agama lain yang lebih mendominasi. Nilai-nilai spiritualitas yang mengacu pada kepercayaan kepada Allah Hyang Maha Kuasa yang menjadikan ketentraman batin bagi para penganutnya. Nilai spiritualitas yang ada pada masing-masing warga Sapta Darma mampu dijadikan sebagai pegangan hidup dan sistem kontrol bagi mereka agar tidak melenceng dari norma-norma yang ada di masyarakat. Ajarannya juga menjadi alat ketenangan jiwa dan sebagai pengendali nafsu, mendekatkan diri dengan Sang Pencipta membuat mereka bebas dari perasaan takut dan ragu dalam menghadapi permasalahan hidup. Dan dapat disimpulkan bahwa ada 3 faktor pendorong yang mempengaruhi bertahannya Kerohanian Sapta Darma di Dukuh Sepat: 1. Ajaran-ajarannya yang dianggap lebih sederhana karena menggunakan bahasa daerah, bahasa yang dapat dimengerti, 2. Ajaran-ajarannya yang dianggap tidak terlalu memberatkan dan tidak menyita waktu, 3. Adanya perlindungan dari pemerintah tentang keberadaan penganut kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang dianggap sebagai kebudayaan asli Indonesia yang harus dilindungi dan dilestarikan.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sapta Dharma; kegiatan kerohanian; nilai spiritualitas |
| Subjects: | Aliran Kebatinan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Filsafat Agama |
| Depositing User: | husnul khotimah |
| Date Deposited: | 18 Mar 2016 05:07 |
| Last Modified: | 12 Sep 2024 02:03 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4784 |
