Nirmaya, Nala (2016) STUDI KOMPARASI ANTARA PEMIKIRAN MUHAMMAD SHAHRUR DAN AMINA WADUD MUHSIN TENTANG NUSHUZ SERTA PENYELESAIANNYA SEBAGAI PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (480kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (139kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (142kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (640kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (609kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (552kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (317kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (225kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (241kB) | Preview
Abstract
Skripsi yang berjudul “Studi Komparasi Antara Pemikiran Muhammad Shahrur Dan Amina Wadud Muhsin Tentang Nushuz Serta Penyelesaiannya Sebagai Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga”, merupakan hasil penelitian pustaka yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan: a) bagaimana pemikiran Muhammad Shahrur dan Amina Wadud Muhsin tentang nushuz serta penyelesaiannya sebagai pencegahan kekerasan dalam rumah tangga?, b) bagaimana persamaan dan perbedaan antara pemikiran Muhammad Shahrur dan Amina Wadud Muhsin tentang nushuz serta penyelesaiannya sebagai pencegahan kekerasan dalam rumah tangga?, c) bagaimana kelebihan dan kekurangan antara pemikiran Muhammad Shahrur dan Amina Wadud Muhsin tentang nushuz serta penyelesaiannya sebagai pencegahan kekerasan dalam rumah tangga?.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan teknik analisis komparatif, untuk menjelaskan pemikiran Muhammad Shahrur dan Amina Wadud Muhsin tentang nushuz serta penyelesaiannya. Setelah itu mengkomparasikan, kemudian dilakukan penarikan kesimpulan terhadap pemikiran Muhammad Shahrur dan Amina Wadud Muhsin terkait konsep nushuz serta penyelesaiannya sebagai pencegahan kekerasan dalam rumah tangga. Pola pikir yang digunakan adalah deduktif.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pemikiran Muhammad Shahrur tentang nushuz adalah keluar dari garis kepemimpinan dengan kasih dan sayang, yakni otoriter dan kesewenang-wenangan pendapat. Kemudian pada langkah ketiga dalam penyelesaian nushuz isteri adalah memblokade kekuasaannya dengan menarik hak kepemimpinannya. Selanjutnya, ketika isteri menerima atau menolak perlakuan nushuz atau i’rad dari sang ba’l adalah perdamaian antara keduanya. Sedangkan pemikiran Amina Wadud Muhsin tentang nushuz adalah gangguan keharmonisan perkawinan. Kemudian pada langkah ketiga dalam penyelesaian nushuz adalah penyusahan hati. Persamaan pemikiran Muhammad Shahrur dan Amina Wadud Muhsin dalam memahami nushuz adalah keduanya saling mendukung adanya kesetaraan jender dan keadilan jender antara laki-laki dan perempuan dalam menjalankan hak dan kewajiban di lingkup keluarga dan masyarakat. Kemudian, dalam penyelesaian nushuz pada tahap ketiga saling meniadakan pemukulan, yang keduanya anti kekerasan. Perbedaan pemikiran Muhammad Shahrur dan Amina Wadud Muhsin terletak pada deskripsi nushuz serta penyelesaiannya tahap ketiganya. Kelebihan pemikiran Muhammad Shahrur dan Amina Wadud Muhsin terletak pada mengakui atau tidak mengakui adanya (QS. an-Nisa’: 34) yang mengatur tentang nushuz isteri serta penyelesaiannya dan (QS. an-Nisa’: 128) yang mengatur tentang nushuz suami serta penyelesaiannya. Kekurangan pemikiran Muhammad Shahrur dan Amina Wadud Muhsin terletak pada metodenya yang mempengaruhi hasil pemikirannya.
Dari komparasi antara pemikiran Muhammad Shahrur dan Amina Wadud Muhsin tentang nushuz serta penyelesaiannya, hendaknya dapat dijadikan acuan bagi masyarakat muslim, untuk mengatasi persoalan dalam rumah tangga. Akan tetapi, seyogyanya perlu dikaji ulang mengenai kualitas dari hasil pemikiran keduanya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | KDRT; Nusus; Nuzhus; Kekerasan; Rumah Tangga |
| Subjects: | Hukum Islam Nusyuz dan Syiqaq |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Nirmaya Nala |
| Date Deposited: | 18 Mar 2016 07:23 |
| Last Modified: | 18 Mar 2016 07:26 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4758 |
