SEJARAH DAN PERKEMBANGAN TARIKAT QADIRIYAH WA NAQSYABANDIYAH DI DESA SUCI KECAMATAN MANYAR KABUPATEN GRESIK

Muyasaroh, Muyasaroh (1999) SEJARAH DAN PERKEMBANGAN TARIKAT QADIRIYAH WA NAQSYABANDIYAH DI DESA SUCI KECAMATAN MANYAR KABUPATEN GRESIK. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (319kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (120kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (290kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (882kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (183kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (186kB) | Preview

Abstract

Islam memberikan konsep melalui tasawuf dengan tiga jalan yaitu Tarekat , makrifat dan syari’at. Ahli tarekat mempunyai pandangan yang sama dengan para ahli tasawuf sebab tarekat selalu mengingat Allah untuk mendekatkan diri kepadanya dengan hati yang jernih. Oleh karena itu dikalangan umat islam kehidupan sufi sering di anggap menyimpang dari ajaran islam, karena sebagaian ajarannya keluar dari kaedah ketauhidan. Anggapan ini muncul disebabkan penampilan tatacara peribadatan dan filosofis hidup para sufi seolah olah sudah menafikkan masalah masalah keduniawian, mereka cenderung segala sesuatunya di kaitkan dengan urusan akhirat.
Penelitian ini menggunakan beberapa metode meliputi metode penggumpulan data yang terbagi atas observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Metode pengolahan data yang terbagi atas koding, editing data serta tabulasi data. Analisa data yang meliputi metode induktif, metode deduktif dan metode komparatif.
Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan sebagai berikut bahwa tarekat qadariyah dan naqsabandiyah di desa suci dimulai tahun 1961 yang didirikan oleh KH. Abdullah Faqih yang berasal dari suci. Beliau mendapatkan ijazah serta ijin mendirikan tarekat oleh KH. Usman Ishaqi. Keberadaan tarekat qadariyah dan tareqat naqsabandiyah di desa suci mengalami perkembangan yang positif baik secara lahir maupun batin, walaupun sampai saat ini tarekat qadariyah dan naqsabandiyah belum mempunyai kepengurusan secara organisasi

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Sejarah; Tarikat; Qadiriyah; Naqsyabandiyah
Subjects: Perbandingan Agama
Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Arsip Ushuluddin
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 19 Feb 2016 01:41
Last Modified: 19 Feb 2016 01:41
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4750

Actions (login required)

View Item
View Item