YESUS KRISTUS DAN BANI ISRAEL : KAJIAN HISTORIS KRITIS

Rahayu, Estu (1999) YESUS KRISTUS DAN BANI ISRAEL : KAJIAN HISTORIS KRITIS. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (136kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (121kB) | Preview
[thumbnail of Daftar isi.pdf]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (119kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (447kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (156kB) | Preview
[thumbnail of Daftar pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar pustaka.pdf

Download (211kB) | Preview

Abstract

Kristen adalah agama masehi yang diturunkan kepada isa as untuk menyempurnakan risalah risalah musa as yang ada di dalam taurat ditunjukkan kepada bani israil yang menyerukan kepada upaya menghaluskan perasaan dalam meningkatkan (mempertinggi) nurani dan jiwa, sinoptics gospels ( Injil Martius, Injil Markus, Injil Lukas) menyatakan yesus kristus itu menjalankan misinya selama satu tahun, yaitu satu kali perayaan pasca, akan tetapi injil yahya menyatakan yesus kristus itu menjalankan misinya selama tiga tahun yakni tiga kali perayaan pasca.
Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah 1). Apa saja yang diajarkan yesus kristus kepada muridnya 2). Bagaimana cara cara yang ditempuh yesus kristus dalam mengajarkan injil kepada muridnya 3). Berapa lama yesus kristus menyampaikan ajaran ajarannya tersebut kepada muridnya.
Dalam penelitian ini menggunakan metode deduksi, metode induksi, metode analisis dan metode komparatif. Metode deduksi adalah menganalisa data yang berangkat dari pengetahuan yang pada dasarnya bersifat umum kemudian bertolak pada hal hal yang bersifat umum itu di tarik kata khusus. Metode induksi adalah analisis data yang berangkat dari fakta fakta yang khusus, peristiwa peristiwa yang kongkrit itu di tarik secara generalisasi yang merupakan sifat sifat umum. Metode analisa data adalah analisis data yang telah ditentukan diolah dengan kritik, koreksi, tambahan dan pengkontraksian yang logic menurut tata pikiran analitik sintetik seperti yang disyaratkan dalam cara berfikir ilmiyah.
Kesimpulan dari skipsi ini adalah dalam menyampaikan ajaran yang dibawahnya yesus kristus menempuh beberapa cara yaitu menyembuhkan orang orang yang buta, bisu, lumpuh, kusta dan orang orang yang kerasukan setan. Ia memperlihatkan mukjizatnya sebagai usaha menjadikan bani Israel beriman kepada allah. Yesus mengajarkan injil kepada bani israil tanpa menghapus hukum taurat musa tetapi menaggapinya, artinya ada bagaian bagaian yang diperlunak dan ada yang dibiarkan saja, ajaran ajaran tersebut antara lain tentang ketuhanan, kerajaan allah, do’a, hari penghakiman dan tentang manusia. Dalam menyampaikan ajaran ajarannya tidak banyak waktu yang dibutuhkan oleh yesus, injil synoptic (Martius, Markus dan Lukas) mencatatnya satu tahun yaitu satu kali pasca.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Yesus Kristus; Bani Israil
Subjects: Perbandingan Agama
Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Arsip Ushuluddin
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 18 Feb 2016 08:49
Last Modified: 18 Feb 2016 08:49
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4724

Actions (login required)

View Item
View Item