Hafidloh, Lailatul (2020) Potret kegiatan Pendidikan Agama Islam pada masyarakat Samin di Bojonegoro. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Lailatul Hafidloh_D01216016.pdf
Download (2MB)
Abstract
penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan dari rumusan masalah berikut ini: (1) Bagaimana pelaksanaan kegiatan pendidikan agama Islam pada Masyarakat Samin di Bojonegoro? (2) Apa faktor hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan agama Islam pada Masyarakat Samin di Bojonegoro? (3) Bagaimana solusi untuk mengatasi hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan agama Islam pada Masyarakat Samin di Bojonegoro? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini berlokasi di Dusun Jepang Margomulyo Bojonegoro. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara mereduksi, memaparkan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian secara ringkas menunjukkan bahwa, pelaksanaan kegiatan pendidikan agama Islam pada masyarakat Samin di Bojonegoro, baik pendidikan formal maupun non formal sudah berjalan baik dilihat dari jadwal rutinan harian kegiatan keagamaannya. Pendidikan formalnya berlangsung sesuai kurikulum nasional serta ada tambahan kelas mengaji seperti baca tulis Al-Qur’an (BTQ) tiga puluh menit setelah jam sekolah berakhir. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al Huda dilaksanakan secara klasikal. Kegiatan pendidikan non formal seperti mengaji dilakukan setiap hari senin sampai kamis pukul 15.00 sampai dengan 17.00 WIB. Kegiatan yasinan dan tahlilan dilakukan pada hari kamis malam atau malam jumat. Pengajian rutinan ibu-ibu dilaksanakan setiap satu bulan sekali pada hari kamis pahing. Hambatan dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan agama Islam seperti kurangnya kesadaran masyarakat untuk memotivasi anak-anak mereka dalam mengikuti kegiatan keagamaan seperti mengaji dan sholat berjamaah dengan alasan karena memang sebagian dari mereka masih sangat kental dengan ajaran Saminisme dan pemahaman Islam yang masih sempit sudah dapat diatasi dengan sedikit demi sedikit mengajak dari berbagai elemen mulai dari anak-anak sampai kepada orang tua bahkan kepada manula (manusia lanjut usia). Guru dan kepala sekolah juga memberikan arahan kepada wali murid agar selalu memotivasi dan memberikan contoh kepada anak-anak mereka agar melakukan sholat semampunya, supaya anak-anak mereka tidak banyak alasan dalam melaksanakan tugas mengerjakan sholat wajib lima waktu.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kegiatan pendidikan agama Islam; Masyarakat Samin. |
| Subjects: | Masyarakat Pendidikan Islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Lailatul Hafidloh |
| Date Deposited: | 01 Apr 2021 10:56 |
| Last Modified: | 01 Apr 2021 10:56 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/47222 |
