Mukarromah, Ummi Fadhilatul (2021) Makna arsitektur pada bangunan Masjid Agung Ponorogo, Jawa Timur. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Ummi Fadhilatul Mukarromah_A92217141.pdf
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini merupakan studi lapangan yang bersifat kualitatif. Adapun objek dari penelitian yakni berada di Masjid Agung Ponorogo. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan antropologi dan sejarah. Sedangkan teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori tafsir kebudayaan menurut Clifford Geertz. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan utama yang dipilih yakni salah satu pengurus Masjid Agung Ponorogo. Dari hasil penelitian yang dilakukan di Masjid Agung Ponorogo, dapat di simpulkan bahwa, (1) Masjid Agung Ponorogo didirikan oleh Kyai Muhamad Karsa I pada tahun 1843, beridiri pada zaman penjajahan Belanda atas niat baik beliau untuk mendirikan sebuah masjid di Desa Kauman, (2) Masjid Agung Ponorogo mempunyai bentuk arsitektur tersendiri pada bangunannya seperti bentuk bangunan masjid dibuat dengan 4 lapisan dan adanya kubah kecil yang berjumlah sembilan, dan (3) Makna yang terkandung dalam arsitekur masjid diantaranya terlihat dari adanya kubah kecil berjumlah sembilan menandakan para wali sanga yang menyebarkan ajaran Islam di pulau Jawa.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Masjid Agung Ponorogo; Kabupaten Ponorogo; Arsitektur. |
| Subjects: | Arsitektur Sejarah Peradaban Islam |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Ummi Fadhilatul Mukarromah |
| Date Deposited: | 10 Mar 2021 09:28 |
| Last Modified: | 10 Mar 2021 09:28 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/46896 |
