Bashori, Achmad Imam (2015) KONSEP SHAFA’AH DALAM AL-QUR’AN : PERSPEKTIF AL-ALUSI DALAM TAFSIR RUH AL-MA’ANI. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (161kB) | Preview
Ringkasan.pdf
Download (225kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (192kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (479kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (443kB) | Preview
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (516kB)
Bab 5.pdf
Download (166kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (218kB) | Preview
Abstract
Dalam kehidupan modern di mana peranan akal lebih mendapatkan prioritas dalam berbagai kajian keilmuan di samping keyakinan beragama, juga karena pemahaman terhadap ayat-ayat al-Qur’an secara parsial, maka dewasa ini muncul kembali perdebatan mengenai keberadaan shafa’ah, hal tersebut dikarenakan terdapat sebagian ayat al-Qur’an yang secara sepintas dipahami meniadakan keberadaan shafa’ah, Di antara alasan yang memicu munculnya perdebatan shafa’ah di antaranya: tidak masuk akal shafa’ah seseorang bisa meringankan hukuman orang yang berdosa. Sebab, pantas dan tidaknya seseorang mendapatkan siksaan bergan¬tung kepada perbuatannya sendiri, bukan berdasarkan perbuatan orang lain, jika shafa’ah dalam bentuknya diartikan mediasi, lalu apa dasar timbulnya mediasi pada proses pembalasan dan perhitungan amal oleh Allah swt.? Dalam hal ini, jika orang yang berdosa hendak diampuni, mengapa tidak segera diampuni tanpa harus melibatkan peran shafa’ah dan mediasi? Maka, demi menjaga dan meluruskan kembali keberadaan shafa’ah, yang merupakan bagian dari salah satu akidah Islam, yaitu iman kepada hari akhir, diperlukan kajian secara utuh tentang ayat-ayat al-Qur’an yang terkait permasalahan shafa’ah, sebagai bentuk jawaban atas problem narar shafa’ah untuk menghilangkan keraguan dan menetapkan kebenaran adanya shafa’ah.
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengungkap dan menjelaskan makna shafa’ah dalam al-Qur’an serta menjelaskan konsep shafa’ah dan faktor-faktor yang mempengaruhi penafsiran al-Alusi dalam tafsir Ruh al-Ma’ani.
Penelitian ini adalah kajian pustaka atas pemikiran seorang tokoh yang dikaji dengan jenis penelitian kualitatif, dengan metode deskriptif ekploratif yang dilakukan dengan pendekatan analisa penafsiran tematik pada ayat-ayat al-Qur’an yang terkait dengan shafa’ah, yang terfokus pada pemikiran al-Alusi dalam tafsir Ruh al-Ma’ani.
Shafa’ah menurut al-Alusi dalam tafsir Ruh al-Ma’ani adalah adalah mediasi (al-tawassut) berupa ucapan untuk menghantarkan seseorang kepada sesuatu yang diinginkannya, tidak terjadi perbedaan tinggi dan rendah kedudukan antara shafi’ (pemberi shafa’ah) dan mashfu’ lah (penerima shafa’ah), do’a kepada orang-orang mukmin termasuk dalam kategori shafa’ah, bahkan makna do’a ini sebagai makna hakiki shafa’ah, sebagai seorang yang berakidah salaf, ia menetapkan tidak terjadi penafian shafa’ah dan tidak bertentangan dengan rasio akal, penolakan shafa’ah hanya terjadi bagi mereka yang tidak memiliki izin dan sifat kelayakan mendapatkan shafa’ah, tetapi shafa’ah diberikan kepada mereka yang layak mendapatkannya dan sesuai keinginan-Nya. Selain Allah yang dapat memberikan shafa’ah yaitu para malaikat, para nabi dan orang-orang yang memiliki sifat kelayakan memberikan dan menerima shafa’ah yaitu mereka yang mengakui kebenaran (tauhid) dan meyakininya, shafa’ah bersifat umum, dapat terjadi di dunia dan akhirat.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Aswadi |
| Uncontrolled Keywords: | Ruhul Maani; Tafsir Tematik; Shafa'ah |
| Subjects: | Tafsir |
| Divisions: | Program Magister > Ilmu Alquran dan Tafsir |
| Depositing User: | Editor : Ummir Rodliyah------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 09 Feb 2016 06:32 |
| Last Modified: | 09 Feb 2016 06:32 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4543 |
