Islam dan Kearifan Lokal: studi pada masyarakat Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara dan Relevansinya Dengan Pendidikan

Karimulla, Mohammad (2020) Islam dan Kearifan Lokal: studi pada masyarakat Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara dan Relevansinya Dengan Pendidikan. ['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Mohamamd Karimullah_F13011505.pdf] Text
Mohamamd Karimullah_F13011505.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Bentuk-bentuk kearifan lokal yang terdapat dalam budaya Tenguyun, relevansi nilai-nilai kearifan lokal dalam budaya Tenguyun dengan pendidikan Islam, dan pola integrasi antara pendidikan Islam dan kearifan lokal pada masyarakat Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Sehingga menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan saling mempengaruhi sehingga terbentuk hukum adat yang saling mengikat yang tidak menolak budaya barat dan tidak membuang budaya konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dilaksanakan di Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Dengan menggunakan pendekatan Etnografis. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selain itu penelitian ini juga menggunakan studi lapangan (feild research), untuk melengkapi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari tokoh agama, lembaga adat kesultanan Bulungan, pelaku sejarah, tesis, disertasi, dan dokumen otentik yang berada di musium kesultanan Bulungan. Sedang data sekunder dari hasil observasi, interview, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bentuk-bentuk kearifan lokal yang terdapat dalam budaya Tenguyun itu antara lain, 1) Upacara adat Biduk Bebandung, 2) Uang Jujuran atau uang panai, 3) Upacara adat pernikahan, dan 4) seni tari. Ditemukan adanya relevansi antara kearifan lokal dengan pendidikan Islam masyarakat Bulungan yang berlangsung secara substansial, struktural, dan kultural. Integrasi substansial terdapat pada upacara adat biduk bebandung benuanta dengan bacaan Mangawa. Integrasi Struktural menunjukkan bahwa Islam diperkenalkan, disebarkan, dan tumbuh berkembang melalui pintu Istana Kesultanan. Sedang integrasi kultural melalui pranata kehidupan sosial budaya sehari hari antara lain pada adat perkawinan masyarakat Bulungan dan penghantaran uang panai. Dimana budaya-budaya masyarakat Bulungan tersebut banyak mengandung nilai-nilai dan unsur pendidikan Islam.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined])
Uncontrolled Keywords: Islam; Kearifan Lokal; Pendidikan.
Subjects: Pendidikan Islam > Pendidikan Islam - Metode dan Sistem
Divisions: Program Doktor > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Karimullah Muhammad
Date Deposited: 30 Oct 2020 10:05
Last Modified: 30 Oct 2020 10:05
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/44800

Actions (login required)

View Item
View Item