Pengorganisasian masyarakat dalam mitigasi bencana tanah longsor melalui kelompok desa tangguh bencana (DESTANA) di Desa Sariwani Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo

Dianti, Khoirun Nisadiah Fitri (2020) Pengorganisasian masyarakat dalam mitigasi bencana tanah longsor melalui kelompok desa tangguh bencana (DESTANA) di Desa Sariwani Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Khoirun Nisadiah Fitri Dianti_B92216077.pdf] Text
Khoirun Nisadiah Fitri Dianti_B92216077.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini memberikan gambaran tentang tingginya angka kerentanan masyarakat akan bahaya dan ancaman yang dihadapi akibat bencana tanah longsor yang berada di desa Sariwani kecamatan sukapura kabupaten probolinggo. Desa sariwani termasuk kawasan yang memiliki tingkat keretanan yang tinggi, salah satunya dikarenakan faktor geografis yang berada di ketinggian tanah 940-1940 Mdpl dan terletak di lereng pegunungan tengger yang memanjang sampai wilayah Kabupaten Lumajang. Tujuan pengorganisasian masyrakat hingga terbentuknya kelompok siaga bencana merupakan langkah dalam mengurangi resiko bencana untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan serta menciptakan masyarakat yang siap siaga menuju desa tangguh bencana. Penelitian pengorganisasian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Riset) yang mengutamakan ketelibatan masyarakat secara langsung dalam mengkaji permasalahan hingga proses penyelesaiannya yang ada di Desa Sariwani agar timbul kesadaran individu maupun kelompok (komunitas) yang siap siaga menghadapi bencana tanah longsor. Sehingga setiap proses yang dilalui akan tercipta perubahan sosial dan perubahan kearah yang baik karena ditangan masyarakat sendirilah perubahan itu dapat direalisasikan. Dalam proses pengorganisasian dimulai dari assesment awal, inkulturasi, perubahan data, kesimpulan hasil riset, rencana aksi perubahan, pelaksanaan program, keberlanjutan program sampai pada monitoring dan evaluasi. Perubahan yang terjadi setelah adanya proses pengorganisasian yaitu masyarakat memilki pemahaman siap siaga bencana tanah longsor hinga terbentuknya komunitas desa tangguh bencana (DESTANA). Dengan terbentuknya kelompok dari proses pengorganisasian dalam mengurangi risiko bencana tanah longsor adalah masyarakat mampu mengurangi dampak yang akan ditimbulkan setelah terjadinya bencana tanah longsor. Dengan begitu masyarakat dapat membangun kekuatan lokal serta kemandirian bersama dalam menghadapi bencana.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Pengorganisasian; Kesiapsiagaan bencana; Destana (Desa Tangguh Bencana).
Subjects: Bencana alam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Khoirun Nisadiah Fitri Dianti
Date Deposited: 30 Oct 2020 07:25
Last Modified: 30 Oct 2020 07:25
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/44796

Actions (login required)

View Item
View Item