Kh. Muhammad Ihya' Ulumiddin : Studi Tokoh dan Sejarah Islamisasi Pondok Pesantren Nurul Haromain Terhadap Masyarakat Pujon Malang 1991-2012

Himam Al Haroki, Muhammad Romadlon (2016) Kh. Muhammad Ihya' Ulumiddin : Studi Tokoh dan Sejarah Islamisasi Pondok Pesantren Nurul Haromain Terhadap Masyarakat Pujon Malang 1991-2012. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (445kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (310kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (388kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (496kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (538kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (530kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (502kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (392kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (320kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan yang berjudul “KH Muhammad Ihya’ Ulumuddin (Studi Tokoh dan Sejarah Islamisasi Pondok Pesantren Nurul Haromain Terhadap Masyarakat Pujon Malang 1991-2012)”. Permasalahan yang akan dibahas yaitu, (1) Bagaimana Sejarah Biografi KH Muhammad Ihya’ Ulumuddin? (2) Bagaimana Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren Nurul Haromain Pujon Malang? (3) Bagaimana Proses Islamisasi Pondok Pesantren Nurul Haromain Terhadap Masyarakat Pujon Malang? (4) Bagaimana Dampak Islamisasi Pondok Pesantren Nurul Haromain Terhadap Masyarakat Pujon Malang?Untuk menjawab permasalahan di atas penulis menggunakan metode sejarah (historis), yaitu suatu langkah atau cara merekontruksi masa lampau secara sistematis dan objektif dengan cara mengumpulkan, mengkritik, menafsirkan dan mensintresiskan data dalam rangka menegakkan fakta serta kesimpulan yang kuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis (sejarah) dan bersifat kualitatif. Sedangkan teori yang digunakan adalah teori kepemimpinan Max Webber.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa, semangat perjuangan yang dilakukan oleh KH Muhammad Ihya Ulumuddin untuk menyebarkan agama di Pujon disebabkan karena ini adalah tugas mulia dari guru beliau yaitu Sayyid Muhammad bin Alawi Al Maliki Al Hasani, yang melihat kerusakan moral yang telah menggerogoti masyarakat Pujon saat itu. Sehingga Sayyid Muhammad bin Alawi Al Maliki Al Hasani mengutus santri beliau yakni KH Muhammad Ihya Ulumuddin untuk merubah masyarakat Pujon.KH. Muhammad Ihya’ Ulumiddin adalah anak pertama dari enam bersaudara dari pasangan keluarga Kyai Suhari dengan Ibu Banu Haya. Beliau lahir pada 10 Agustus 1952 di sebuah desa kecil di Kabupaten Lamongan. Lebih tepatnya di desa Parengan Maduran Lamongan Jawa Timur.Pondok Pesantren Pengembangan Dakwah Nurul Haromain didirikan oleh Abuya Al Maliki (1946-2004 M) seorang ulama Sunni di Makkah. Beliau adalah guru dari KH. Muhmmad Ihya’ Ulumiddin. Pembangunan awal bermula sejak tahun 1986 dan selsai pada tahun 1991.Sejak mulai pondok pesantren ini dibuka dan dihuni oleh 9 orang santri pada tahun 1991 kita sudah memulai berdakwah terjun langsung ke masyarakat disana yang saat itu masih tergolong minoritas agama.Dampak dari proses islamisasi itu sendiri adalah yang banyaknya masjid-masjid dan mushola-mushola yang dahulunya hanya ada 3 masjid se-kecamatan Pujon. Selain itu banyak juga TPQ-TPQ yang sangat berkembang pesat semua itu tak lepas dari usaha yang dilakukan oleh para santri dan kyai Pondok Pesantren Nurul Haromain.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Islamisasi; Pesantren; Tokoh; Sejarah Islam
Subjects: Sejarah Peradaban Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Romadlon Himam
Date Deposited: 04 Feb 2016 07:22
Last Modified: 10 Dec 2019 08:09
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4473

Actions (login required)

View Item
View Item