Pemberdayaan Perempuan Marjinal: studi kasus KPR dalam memberdayakan perempuan Pada Kelompok “Batik Melati” di Desa Karanglo Kerek Tuban

Ni'mah, Ummi Lathifatun (2020) Pemberdayaan Perempuan Marjinal: studi kasus KPR dalam memberdayakan perempuan Pada Kelompok “Batik Melati” di Desa Karanglo Kerek Tuban. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Ummi Lathifatun Ni’mah_F52918029.pdf] Text
Ummi Lathifatun Ni’mah_F52918029.pdf

Download (2MB)

Abstract

Fokus penelitian tesis ini membahas tentang 1) Bagaimana peran KPR dalam Peningkatan Kemandirian Perempuan pada kelompok “Batik Melati” di desa Karanglo, Kerek, Tuban? 2) Bagaimana strategi pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh Koalisi Perempuan Ronggolawe dalam kelompok “Batik Melati” di desa Karanglo, Kerek, Tuban? 3) Bagaimana kontribusi pemberdayaan yang dilakukan oleh Koalisi Perempuan Ronggolawe dalam peningkatan ekonomi kelompok “Batik Melati”?. Metode penelitian dalam tesis ini menggunakan penelitian field research yang menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Metode yang digunakan peneliti dalam mencari dan mengumpulkan data adalah, metode dokumentasi, metode observasi dan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Peran Koalisi Perempuan Ronggolawe dalam Peningkatan Kemandirian Perempuan pada kelompok “Batik Melati” di desa Karanglo, Kerek, Tuban adalah sebagai LSM yang bergerak di bidang sosial dan perlindungan anak. KP Ronggolawe memiliki visi dan misi yang sejalan dengan nilai-nilai pembangunan bangsa utamanya pada isu-isu perempuan dan perlindungan anak. Selain itu, KP Ronggolawe juga memberikan pelatihan pada kelompok “Batik Melati” yang waktu dan penjadwalannya diatur oleh kelompok. Selain memberikan pelatihan membatik pada kelompok, KP Ronggolawe juga memberikan akses penjualan yang memudahkan kelompok dalam menjual hasil batiknya. 2) Strategi pendekatan yang dilakukan oleh Koalisi Perempuan Ronggolawe adalah partisipatoris. Di mana perempuan diberdayakan dengan tujuan agar perempuan mampu mengejar ketertinggalan yang diakibatkan oleh konstruksi patriarki yang menempatkan posisi perempuan menjadi timpang baik dalam akses dan kontrol terhadap sumberdaya ekonomi, politik, HAM, sosial dan budaya. 3) Kontribusi Koalisi Perempuan Ronggolawe terhadap kelompok “Batik Melati” adalah dengan memberikan bantuan dana dari CSR PT.SG yang dananya digunakan untuk pembiayaan pelatihan membatik. Selain itu, KP Ronggolawe bersama ketua kelompok “Batik Melati” sepakat untuk saling menjaga kelestarian budaya batik sebagai nilai-nilai kesenian dan ketrampilan yang harus diwariskan secara turun-temurun melalui pelatihan pendidikan informal.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Community development; Perempuan marjinal; KPR.
Subjects: Pemberdayaan > Pemberdayaan Perempuan
Divisions: Program Magister > Dirasah Islamiyah
Depositing User: ummi ummi lathifah ummi
Date Deposited: 22 Oct 2020 07:48
Last Modified: 22 Oct 2020 07:48
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/44703

Actions (login required)

View Item
View Item