Juairiyah, Siti (2020) Sekep dalam tradisi Madura Muslim di Desa Bandang Laok Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Siti Juairiyah_A92216101.pdf
Download (5MB)
Abstract
Skripsi ini memokuskan kepada 1. Bagaimana asal usul Tradisi Sekep di Madura? 2. Bagaimana Tradisi Sekep di Desa Bandang Laok kecamatan kokop kabupaten Bangkalan? 3. Bagaimana respon masyarakat islam terhadap Tradisi Sekep di Desa Bandang Laok kecamatan kokop kabupaten bangkalan? Adapun pendekatan dan kerangka teori yang digunakan untuk penelitian ini adalah pendekatan Sejarah dan Antropologi, untuk teorinya menggunakan Cliford Geertz tentang Interpretasi Kebudayaan. Sedangkan Metode yang digunakan jenis penelitian kebudayaan dengan metode Kualitatif, menggunakan teknik analisis data deskriptif, dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa asal usul Tradisi Sekep sejak zaman kerajaan Madura pada tahun 1296M dengan bentuk benda-benda pusaka, dan dikenal oleh masyarakat Madura pada abad ke 18M, seorang tokoh pahlawan Pak Sakera yang selalu membawa Celurit kemana-mana. Lalu dilestarikan oleh masyarakat dari suku Blater, serta sebagai simbol jati diri masyarakat Madura. Dari perkembangannya Tradisi Sekep dari masa ke masa mengalami kemunduran dan hampir punah karena era modernisasi, hanya beberapa Masyarakat yang masih melestarikan Tradisi Sekep.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tradisi Sekep; Madura Muslim |
| Subjects: | Budaya Tradisi Islam |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Siti Juairiyah |
| Date Deposited: | 30 Sep 2020 10:20 |
| Last Modified: | 30 Sep 2020 10:20 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/44286 |
