KEJAHATAN BEGAL PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM DAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA : STUDI PUTUSAN NOMOR: 526/PID.B/2014/PN.SDA TENTANG PERAMPASAN SEPEDA MOTOR DENGAN KEKERASAN

Afandi, Mochammad Faisol (2015) KEJAHATAN BEGAL PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM DAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA : STUDI PUTUSAN NOMOR: 526/PID.B/2014/PN.SDA TENTANG PERAMPASAN SEPEDA MOTOR DENGAN KEKERASAN. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (503kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (209kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (219kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (427kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (702kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (225kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (359kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (203kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (111kB) | Preview

Abstract

Data dihimpun dari pembacaan dan kajian teks, yang selanjutnya diulang dengan beberapa tahap yaitu Editing pemeriksaan kembali terhadap semua data yang telah diperoleh terutama dari segi kelengkapan, kevalidan, kejelasan makna, keselarasan dan kesesuaian antara data primer dan sekunder.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdakwa terbukti secara sah telah melakukan perampasan sepeda motor dengan kekerasan secara berkelompok dengan melanggar ketentuan dan Pasal 362 dan 365 ayat (2) ke-2, hal tersebut berdasarkan terpenuhinya unsur-unsur materil yang terkandung dalam pasal-pasal tersebut baik unsur yang bersifat subyektif dan yang bersifat obyektif yang dituntutkan oleh Penuntut Umum dan meyakinkan secara hukum. Sehingga majelis hakim mengadili terdakwa dengan hukuman penjara selama 1 (satu) tahun 7 (tujuh) bulan dikurangi dengan masa tahanan sebelumnya. Dalam fikih jinayah pandangan Imam Syafi’i seharusnya dijatuhi hukuman qis}as} atau diyat atas perlukaan. sedangkan Imam Hanafi adalah dijatuhi tahanan karena membuat takut orang-orang disekelilingnya dan hukuman ta’zi>r atas harta yang diambil. Sedangkan dalam KUHP seharusnya menambah berat hukumannya karena berakibat luka dan dilakukan di jalan umum, sebagaimana dalam Pasal 365 ayat (2) ke-1 dan ke-2.
Sejalan dengan kesimpulan di atas, maka kepada aparat penegak hukum harus memberikan hukuman yang memberikan efek jera kepada tersangka, dan menyebarkan berita hukuman kepada masyarakat dengan harapan tidak terulang kembali kejadian seperti ini

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Additional Information: Ahmad Saiful Anam
Uncontrolled Keywords: Begal; Begal Sepeda Motor; Perampasan Sepeda Motor.
Subjects: Hukum Islam
Hukum Islam > Pencurian
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Editor : Kuntum L.R------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 02 Feb 2016 07:47
Last Modified: 02 Feb 2016 07:47
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4404

Actions (login required)

View Item
View Item