Sainun, Sainun (2015) INTERAKSI NILAI ISLAM DAN NILAI ADAT : STUDI UPACARA ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT SUKU SASAK LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT. ['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (596kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (436kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (861kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (716kB) | Preview
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (727kB)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab 5.pdf
Download (321kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (503kB) | Preview
Abstract
Islam sebagai sistem nilai dan ajaran ketika berhadapan dengan budaya yang bersifat lokal maka dipastikan akan terjadi interaksi antara keduanya. Ketika Islam masuk ke komunitas suku Sasak Lombok dengan karakteristik nilai-nilai lokalnya yang khas, telah menyebabkan terjadinya dialektika yang memunculkan corak Islam-Sasak unik yang diekspresikan dalam simbol-simbol budaya yang juga khas. Masalah pokok yang dikaji dalam disertasi ini terfokus pada interaksi antara nilai Islam dan nilai adat yang terjadi pada praktik adat perkawinan masyarakat suku Sasak di Lombok.
Merari’ (perkawinan dengan cara membawa lari calon istri) merupakan tradisi yang selalu dipertahankan agar tetap eksis berlaku di kalangan masyarakat suku Sasak. Dalam prosesinya adat perkawinan merari’ yang berlaku di kalangan masyarakat Sasak yang dominan pemeluk Islam, meskipun pelaksanaannya sesuai dengan ajara Islam, namun dalam prosesi tersebut tidak dapat dilepaskan dari adat istiadat atau tradisi yang berlaku, sehingga antara nilai Islam dan tradisi adalah dua hal yang harus terlaksana secara seiring sejalan.
Penelitian ini berusaha mencari jawaban atas dua pokok permasalahan yang utama yaitu bagaimana proses pelaksanaan upacara adat perkawinan masyarakat suku Sasak Lombok dan bagimana pola interaksi antara nilai Islam dan nilai adat dalam praktik upacara perkawinan tersebut. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan antropologi-fenomenologi. Peneliti menganggap perlu secara langsung terjun ke lapangan untuk mendapatkan data yang diperlukan. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam pelaksanaan adat perkawinan, meskipun dilakukan secara islami akan tetapi masyarakat suku Sasak tidak bisa terlepas sama sekali dari adat istiadat yang berlaku di kalangan mereka. Antara nilai Islam dan nilai adat berjalan secara bersama dengan pola interaksi yang bersifat linier, paralel, dan sirkuler
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Ridlwan Nasir, Sonhaji Soleh |
| Uncontrolled Keywords: | Nilai Islam; Nilai Adat; Upacara Adat; Adat Perkawinan; Masyarakat; Suku Sasak |
| Subjects: | Masyarakat Islam Nikah Sosiologi > Sosiologi Agama |
| Divisions: | Program Doktor > Ilmu Keislaman |
| Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 02 Feb 2016 04:48 |
| Last Modified: | 03 Feb 2016 03:59 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4383 |
