Mahfud, Mahfud (2015) ETIKA BISNIS ISLAM SEKTOR INFORMAL : STUDI KASUS PEDAGANG BUAH DI PASAR SRIMANGUNAN SAMPANG. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (2MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (132kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (113kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (577kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (593kB)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (981kB)
Bab 5.pdf
Download (265kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (234kB) | Preview
Abstract
Penelitian tentang Etika Bisnis Islam (Studi Kasus Pedagang Buah Sektor Informal di Pasar Srimangunan Kabupaten sampang) bertujuan untuk mengamati lebih dekat sistem dagang, implementasi etika bisnis Islam, sektor informal di pasar Srimangunan Kabupaten Sampang dalam tinjauan hukum Islam.
Penelitian ini mengunakan metode kualitattif kasuistik yang bersifat naturalistik dimana situasi sosialnya terkait dengan perilaku, barang, waktu yang berhubungan dengan Etika Bisnis Islam.
Fungsi etika bisnis untuk menengahi antara tuntutan moral dan kepentingan pedagang untuk memperoleh laba sebesar mungkin agar pedagang tetap survive dan eksis. Apabila dunia bisnis mengintenkan kepentingan strategi bisnis dan tuntutan riil bukanlah tidak mungkin praktik bisnis mengalami distorsi moral, karena tuntutan itu sudah lepas dari titik keseimbangan yang seyogiyanya harus dipertahankan.
Maka pelaku bisnis seyogianya untuk mempelajari ketentuan-ketentuan transaksi khususnya pedagang buah di pasar Srimangunan Sampang agar setiap transaksi yang dilakukan tidak melanggar ketentuan transaksi, etika dalam berbisnis.
Etika bisnis secara filosofis harus dilandaskan pada pilar-pilar sebagai dasar transaksi ekonomi, yaitu; 1) Tauhid/ilahiyah, 2) Khillafah (manusia sebagai pelaku ekonomi), 3) Keseimbangan (keadilan), 4) kehendak bebas, 5) bertanggung jawab, 6) berkomitmen pada sifat nubuwwah (siddiq, Amanah, Tabligh, fatonah). 7) tidak berlebihan dalam mengambil keuntungan, 8) memperbanyak berinfak, 9) tidak ada unsur riba, 10) menghindari sumpah walaupun ia pada posisi benar.
Dalam praktiknya pelaku bisnis buah di pasar Srimangunan memiliki keunikan tersendiri dalam menjalankan bisnisnya, agar bisnis yang mereka keluti selama ini mampu berkompetisi mereka memberikan pelayanan terbaiknya untuk tetap memikat hati konsumen, sehingga konsumen tidak ada yang merasa dirugikan dalam transaksi jual beli buah dan penjual mendapatkan keuntungan yang barakah
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Ismail Nawawi |
| Uncontrolled Keywords: | Etika; Bisnis Islam; Buah; Pedagang |
| Subjects: | Ekonomi Islam |
| Divisions: | Program Magister > Ekonomi Islam |
| Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 02 Feb 2016 04:19 |
| Last Modified: | 03 Feb 2016 03:57 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4376 |
