KONSELING KELUARGA BAGI LANSIA YANG MENGALAMI EMPTY NEST SYNDROME DI DESA KATERBAN NGANJUK

Farichayati, Ziyadatul (2015) KONSELING KELUARGA BAGI LANSIA YANG MENGALAMI EMPTY NEST SYNDROME DI DESA KATERBAN NGANJUK. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (136kB) | Preview
[thumbnail of Daftar isi.pdf]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (159kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (320kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (310kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (213kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (147kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (130kB) | Preview
[thumbnail of Daftar pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar pustaka.pdf

Download (121kB) | Preview

Abstract

Fokus penelitian adalah (1) Apa saja faktor-faktor empty nest syndrome pada lansia di Desa Katerban Nganjuk?, (2) Bagaimana proses konseling keluarga bagi lansia yang mengalami empty nest syndrome di Desa Katerban Nganjuk?, (3) Bagaimana hasil konseling keluarga bagi lansia yang mengalami empty nest syndrome di Desa Katerban Nganjuk?
Dalam menjawab permasalahan di atas, maka peneliti menggunakan metode kualitatif dengan analisa deskriptif komparatif. Dalam menganalisa empty nest syndrome pada lansia data yang digunakan dengan berupa hasil observasi dan wawancara dengan menggunakan konseling keluarga serta menggunakan tiga pendekatan diantaranya pendekatan behavior, pendekatan rasional, dan pendekatan struktural.
Faktor dari empty nest syndrome pada lansia di Desa Katerban Nganjuk diantaranya perginya anak yang menginjak dewasa dari rumah, hilangnya kesibukan ataupun aktivitas dahulu, meninggalnya salah satu dari anggota keluarga yang memiliki kedekatan emosional, hilangnya peran pengasuhan kepada anak-anak.
Dalam penelitian ini, proses konseling keluarga dengan pendekatan behavior, rasional dan struktural dilakukan dengan mendorong klien untuk mengerjakan kegiatan yang belum pernah dilakukan maupun mengembangkan kegiatan yang sudah dilakukan, selain itu klien di ajak untuk memikirkan hal-hal yang belum di sadari darinya maupun lingkungan disekitarnya, disertai dengan kehadiran serta kerja sama keluarga maka klien akan mudah dalam menghadapi permasalahannya sehingga timbul sikap peduli dari keluarga terutama anak dari klien, hasil dari konseling keluarga pada penelitian ini cukup berhasil yang mana hal ini tampak perubahan pada sikap atau perilaku klien. Disamping juga perubahan dengan sikap maupun perilaku yang tampak, terjadi perubahan juga dari anak-anak klien yang kini lebih perhatian, lebih mengerti keadaan klien, serta meluangkan kesempatan untuk memberikan waktu berkunjung ke rumah klien beserta anak maupun istrinya. Bertambahnya waktu untuk mengingat diri dengan Sang Pencipta, sehingga muncul kedamaian di dalam hati klien

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Additional Information: Mohamad Thohir
Uncontrolled Keywords: Konseling Keluarga; Lansia; Empty Nest Syndrome
Subjects: Bimbingan Konseling
Keluarga
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 02 Feb 2016 03:00
Last Modified: 02 Feb 2016 03:00
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4365

Actions (login required)

View Item
View Item