Tinjauan hukum pidana islam terhadap sanksi tindak pidana usaha pertambangan secara ilegal : studi putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung nomor : 597/Pid.Sus/2018/PN.Blb

Sakinah, Rifda Seera (2020) Tinjauan hukum pidana islam terhadap sanksi tindak pidana usaha pertambangan secara ilegal : studi putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung nomor : 597/Pid.Sus/2018/PN.Blb. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Rifda Seera Sakinah_C03216043.pdf] Text
Rifda Seera Sakinah_C03216043.pdf

Download (2MB)

Abstract

Skripsi dengan judul Tinjauan Hukum Pidana Islam Terhadap Sanksi Tindak Pidana Usaha Pertambangan Secara Ilegal (Studi Putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung Nomor: 597/Pid.Sus/2018/PN.Blb) ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah bagaimana pertimbangan hukum hakim terhadap sanksi tindak pidana usaha pertambangan secara ilegal dalam Putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung Nomor: 597/Pid.Sus/2018/PN.Blb dan bagaimana tinjauan hukum pidana Islam terhadap sanksi tindak pidana usaha pertambangan secara ilegal dalam Putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung Nomor: 597/Pid.Sus/2018/PN.Blb. Dalam penelitian ini Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research). Dan data yang diperlukan diperoleh dari kajian kepustakaan yaitu berupa teknik bedah putusan, dokumentasi serta kepustakaan. Data yang dikumpulkan yakni berupa sumber primer dan sumber sekunder. Setelah data terkumpul, data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dengan pola pokir deduktif guna mendapatkan kesimpulan yang khusus dan dianalisis menurut hukum pidana Islam. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Nomor: 597/Pid.Sus/2018/PN.Blb tidak sesuai dengan dakwaan dan tuntutan yang diajukan Penuntut Umum, yaitu pasal 158 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Yang mana Majelis Hakim menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun tanpa denda yang menjadi hukuman pokok bagi pelaku tindak pidana usaha pertambangan secara ilegal yang merupakan logika hukuman kumulatif. Yang mana hukuman penjara dan hukuman denda harus dijatuhkan keduanya. Sedangkan dalam hukum pidana Islam, sanksi terhadap pelaku tindak pidana usaha pertambangan dapat ditinjau dari beberapa segi yaitu ditinjau berdasarkan macam-macam hukuman dikenakan hukuman takzir yang berkaitan dengan hukuman kemerdekaan dan hukuman denda (ghara>mah), ditinjau berdasarkan dari pertalian antara satu hukuman dengan hukuman yang lain merupakan hukuman pokok (al-‘uqu>bah al-as}liyyah) yang tidak sempurna, ditinjau berdasarkan kekuasaan hakim dalam menentukan berat ringannya hukuman merupakan hukuman yang mempunyai alternatif, ditinjau berdasarkan kewajiban menjatuhkan hukuman itu merupakan hukuman yang tidak ditentukan bentuk dan jumlahnya, serta ditinjau berdasarkan tempat berlakunya suatu hukuman itu merupakan hukuman badan (‘uqu>bah badaniyyah).
Dengan kesimpulan di atas, Penulis mengharapkan kepada penegak hukum, terutama hakim agar dengan cermat dalam menjatuhkan Putusan, guna terciptanya suatu Putusan yang adil dan mempunyai efek jera bagi pelaku kejahatan tindak pidana usaha pertambangan secara ilegal yang tidak mempunyai perizinan sehingga melanggar Undang-Undang. Serta Penulis mengharapkan kepada masyarakat untuk mengetahui dan mentaati suatu peraturan demi menjaga kelestarian alam Indonesia.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Pertambanagn Ilegal; Putusan Nomor: 597/Pid.Sus/2018/PN.Blb .
Subjects: Hukum > Hukum Pidana Islam
Izin Usaha
Pengangkutan
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Rifda Seera Sakinah
Date Deposited: 23 Aug 2020 07:20
Last Modified: 23 Aug 2020 07:20
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/43128

Actions (login required)

View Item
View Item