Setiono, Anang (2015) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PENERAPAN UJRAH DEPOSIT BOX PADA PRODUK PEMBIAYAAN ARRUM (ARRAHN USAHA MIKRO) di PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN SURABAYA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, Uin Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (249kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (218kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (238kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (410kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (660kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (378kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (282kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (208kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (279kB) | Preview
Abstract
Skripsi ini adalah hasil lapangan tentang “Analisis Hukum Islam Terhadap Penerapan Ujrah Deposit Box Pada Produk Pembiayaan ARRUM (Ar-rahn Usaha Mikro) di Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya.”. Penelitian ini untuk menjawab pertanyaan 1. Bagaimana penerapan ujrah deposit box pada pembiayaan ARRUM (Ar-rahn Usaha Mikro) di Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya ? 2. Bagaimana analisis hukum Islam terhadap penerapan ujrah deposit box pada pembiayaan ARRUM (Ar-rahn Usaha Mikro) di pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dan data yang diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi secara langsung dengan nasabah dan manager selaku pihak yang terlibat dalam penerapan ujrah deposit box pada pembiayaan ARRUM di Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya. Kemudian dianalisis mengunakan teknik deskripsif dan verefikatif. Teknik Deskriptif, yaitu mendiskripsikan secara cermat dan selengkap mungkin data lapangan mengenai penerapan ujrah deposit box pada pembiayaan ARRUM (Ar-rahn Usaha Mikro) di pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya. Teknik Verifikatif yaitu menverifikasikan (menguji) keselarasan penerapan ujrah deposit box pada pembiayaan ARRUM (Ar-rahn Usaha Mikro) di pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya dengan hukum Islam.
Hasil penelitian ini menyimpulan bahwa Penerapkan ujrah deposit box pembiayaan ARRUM oleh Pegadaian Syariah cabang Blauran Surabaya menggunakan akad qard dimana pihak pegadaian memberikan hutang kepada nasabah dan nasabah memberikan jaminan berupa BPKB kendaraan yang dimiliki nasabah untuk disimpan dalam deposit box. Dengan menggunakan prosentase dari pokok hutang (qard) yang dimiliki nasabah sebagai takaran ujrah sewa deposit box. Dalam hukum Islam menggenai ujrah deposit box dalam pembiayaan ARRUM menjadi bervariasi sesuai besaran jumlah hutang (qard) nasabah walaupun barang yang disimpan sama-sama berbentuk BPKB. Akibatnya, ujrah menjadi hanya sekedar nama (simbul), karena sejatinya yang terjadi adalah pembebanan tambahan pada pembayaran hutang (bunga) yang dilarang dalam hukum Islam.
Sejalan dengan kesimpulan diatas, kepada Pegadaian Syariah Cadang Blauran Surabaya dalam menerapkan pembiayaan ARRUM sebagai takaran untuk mentukan tarif ija>rah sebagai tempat penyimpanan barang jaminan hutang yang mengunakan prosentase pokok hutang, penulis sarankan untuk tidak menetukan ujrah deposit box berdasarkan prosentase pokok hutang nasabah, melainkan dengan menyesuaikan ujrah murni dengan konsenkuwensi nilai ujrahnya sama. Untuk penyimpanan barang-barang jaminan yang sama walaupun pokok hutangnya berbeda
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Abd. Salam |
| Uncontrolled Keywords: | Ujrah Deposit Box; Ar-Rahn Usaha Mikro |
| Subjects: | Hukum Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Users 18 not found. |
| Date Deposited: | 01 Feb 2016 01:15 |
| Last Modified: | 01 Feb 2016 01:15 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4295 |
