Keanekaragaman kelelawar (Ordo:Chiroptera) di daerah kawasan Gua Karst Kabupaten Malang Selatan

Badahdah, Achmad Huzair Bin Alwi (2020) Keanekaragaman kelelawar (Ordo:Chiroptera) di daerah kawasan Gua Karst Kabupaten Malang Selatan. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Achmad Huzair_H01216001.pdf] Text
Achmad Huzair_H01216001.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Achmad Huzair Bin Alwi Badahdah_H01216001.pdf] Text
Achmad Huzair Bin Alwi Badahdah_H01216001.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kawasan Gua Karst yang berada di Jawa Timur terletak di Kabupaten Malang Selatan. Kawasan ini memiliki berbagai macam gua yang telah didata. Terdapat lima gua yang digunakan untuk ekplorasi fauna yang berada didalam gua seperti kelelawar yang termasuk hewan yang bertempat tinggal didalam gua. Kelelawar merupakan hewan Mammalia yang hidup dan dapat beradaptasi didalam gua sehingga mempengaruhi sumber daya alam Gua Karst seperti stalaktit dan stalakmit. Keanekaragaman kelelawar (Ordo: Chiropera) didaerah Kawasan Gua Karst Kabupaten Malang Selatan terdapat lima gua yakni Gua Krompyang, Kuburan, Lowo Sumawe, Banjarejo dan Gua Harta. Pengambilan sampel dilaksanakan pada bulan Desember 2019 – Januari 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman kelelawar dan mengetahui tingkat keanekaragaman kelelawar yang berada dilima Gua di Kabupaten Malang Selatan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif eksploratif dengan metode pengambilan sampel menggunakan metode Simple Random Sampling di 5 Gua karst yang berbeda. Ditemukan 8 spesies yakni Hipposideros diadema, Hipposideros larvatus, Miniopterus schreibersii, Miniopterus australis, Cynopterus bracyotis, Cynopterus horsfieldii, Rhinolophus borneensis, dan Rhinolophus affinis. Hasil sampling dianalisis menggunakan 4 indeks seperti indeks keanekaragaman, indeks kemerataan, indeks dominansi dan frekuensi kehadiran. Pada nilai indeks keanekaragaman tertinggi dan terendah yaitu Gua Krompyang (H’= 0,60), dan Gua Kuburan (H’= 0,14). Nilai indeks kemerataan tertinggi dan terendah yaitu Gua Krompyang (E= 0,29) dan Gua Kuburan (E= 0,06). Nilai indeks dominansi tertinggi dan terendah yaitu Gua Lowo Sumawe (D= 0,24) dan Gua Kuburan (D= 0,0006). Frekuensi kehadiran dengan nilai tertinggi yaitu spesies Cynopterus horfieldii dengan presentase 60%. Nilai frekuensi terendah yaitu spesies Rhinolophus affinis dengan presentase 20%

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Gua Karst; Keanekaragam Kelelawar; Chiroptera.
Subjects: Biologi
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Biologi
Depositing User: Achmad Huzair
Date Deposited: 13 Aug 2020 07:30
Last Modified: 13 Aug 2020 21:49
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/41987

Actions (login required)

View Item
View Item