Hasyim, Muh. Fathoni and Sukamto, Sukamto (2012) Perkembangan aliran keagamaan kontemporer di Jawa Timur. Interpena, Yogyakarta. ISBN 978-979-1740-51-7
Muh. Fathoni Hasyim_Perkembangan aliran keagamaan kontemporer di Jawa Timur.pdf
Download (31MB)
Abstract
Hampir semua aliran yang tumbuh dan berkembang di awali dengan reinterpretasi terhadap Q.S. 33 (al-Ahzab): 40, yang membuka peluang adanya nabi baru setelah Nabi Muhammad saw. Kemudian dilanjutkan dengan klaim bahwa pendiri aliran tersebut mendapat wahyu, sebagai langkah legitimasi ajaran-ajaran yang disampaikan. Seperti sekte Baha'iyah di Tulungagung, al-Qiyadah al-Islamiyah di Blitar, Ahmadiyah di Bubutan Surabaya dll. atau menerima wangsit, ilham (al-faidl al-Rabbani atau sejenisnya, seperti Perguruan Santrilo di Mojokerto. Among Tani Mojopahit di Madiun, Brayat Agung Mojopahit di Situbondo dll. hingga akhirnya tokoh pendirinya mengklaim dirinya sebagai nabi baru atau paling tidak sebagai imam pembaharu.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aliran keagamaan; sekte; agama kontemporer |
| Subjects: | Aliran dan Sekte |
| Divisions: | Karya Ilmiah > Buku |
| Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 16 Jul 2020 07:58 |
| Last Modified: | 16 Jul 2020 07:59 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/41837 |
