Hedges and boosters in presidential debate

Nariansyah, Laili Salsa Bila Rachma Wahyu (2020) Hedges and boosters in presidential debate. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Laili Salsa Bila Rachma Wahyu Nariansyah_A73216072.pdf] Text
Laili Salsa Bila Rachma Wahyu Nariansyah_A73216072.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini merupakan penelitian tentang hedges and boosters. Hedges and boostersadalah strategi komunikasi untuk mengurangi atau meningkatkan kekuatan pernyataan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki tipe dan fungsi yang dilakukan oleh kandidat presiden, Hillary Clinton and Donald Trump selama debat kedua hingga debat ketiga didebat presiden. Di penelitian ini, peneliti menganalisa tipe hedges berdasarkan klarifikasi Salager Meyer (1997) dan fungsi hedges berdasarkan Rabab’ah dan Ruman (2015). Selanjutnya, peneliti mennerapkan Hinkel (2005) tentang tipe boosters dan fungsinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Peneliti mengumpulkan data dengan mentranskripsikan Debat Presiden Trump-Hillary kedua ke ketiga ke dalam teks transkripsi. Setelah mengumpulkan data, peneliti menyoroti pidato yang termasuk kategori hedgesdan boosters, dan pengkodean data. Kemudian, peneliti menafsirkan fungsi hedges and boosters. Hasil dari penelitian ini, peneliti menemukan Trump-Hillary melakukan enam tipe hedgesoleh Meyer (1997):Modal auxilliary verbs, Modal lexical verbs, Adjectival, adverbial and nominal phrases, Approximators of degree, frequency, quantity and time, Introductory phrases, and If clauses.Jenis hedges Compound/complextidak ditemukan dalam data. Tetapi tipe hedgesModal auxilliary verbspaling banyak digunakan dalam Debat Presiden. Sementara itu, kedua kandidat menggunakan semua tipeboosters oleh Hinkel (2005) yaitu Universal and negative pronoun, Amplifiers, dan Emphatics. Selain itu, semua fungsi hedgesdan boosters ditemukan dalam debat. Fungsi hedgesyang banyak digunakan dalam debat adalah Mitigating claims by showing some kind of uncertainty. Dan fungsi boosters yang banyak dilakukan dalam debat adalah As amplifier. Dengan menyelidikihedges dan boosters, peneliti berada di tempat untuk mengekspresikan topeng politisi linguistik sehingga mereka dapat mengekspresikan pesan politik "aktual" yang disampaikan oleh politisi kepada publik. Selain itu, orang mungkin memperhatikan pesan yang sebenarnya disampaikan oleh calon presiden.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Hedges; boosters; debat presiden
Subjects: Bahasa Inggris
Retorika
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Inggris
Depositing User: Laili Salsa Bila Rachma Wahyu Nariansyah
Date Deposited: 01 Jul 2020 03:57
Last Modified: 01 Jul 2020 03:57
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/41658

Actions (login required)

View Item
View Item