Tsurayya, Nurul Chikmatus (2014) PERKEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA 2-3 TAHUN YANG MENGIKUTI PAUD. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (336kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (335kB) | Preview
Daftar isi.pdf
Download (337kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (163kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (132kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (126kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (218kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (80kB) | Preview
Daftar pustaka.pdf
Download (93kB) | Preview
Abstract
Setiap individu akan selalu mengalami perkembangan sesuai dengan rentang waktu dan usianya serta mengikuti tugas-tugas perkembangan yang harus dilaluinya dengan baik dan sempurna, agar tidak terjadi masalah yang dapat mempengaruhi proses perkembangan atau kematangan individu di masa selanjutnya. Kesuksesan hidup seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh kecerdasan intelektualnya saja IQ melainkan juga dipengaruhi oleh kemampuan seseorang mengolah emosinya. Dalam masa perkembangannya anak usia 0-6 tahun merupakan usia emas, dimana pada masa ini proses perkembangan anak harus mendapat perhatian yang maksimal. Perkembangan anak terjadi mulai aspek sosial, emosional, dan intelektual yang berkembang pesat saat anak memasuki usia prasekolah.Salah satu cara yang dapat mengembangkan emosi anak adalah mengikuti program PAUD yang mana didalamnya akan banyak kegiatan yang diterima oleh anak serta berinteraksi dengan banyak orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan emosional anak usia 2-3 tahun yang mengikuti program PAUD. Subjek dalam penelitian ini adalah anak dengan usia 2 dan 3 tahun yang ikut PAUD. Dalam menggali data penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara, observasi dilakukan kepada subjek penelitian sedangkan wawancara dilakukan dengan significant others yakni orang tua dan guru. Dan untuk menganalisis data yang diperoleh peneliti menggunakan koding.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa metode yang ada dalam PAUD dapat melatih proses perkembangan emosional anak, subjek pertama yang sebelum mengikuti PAUD memiliki beberapa masalah dalam berbicara, berinteraksi dengan orang lain dan memahami emosi atau perasaannya. Setelah ikut PAUD anak menunjukkan perubahan perilaku yang sangat baik terutama mengatur atau mengenali emosi. Dan untuk subjek kedua yang cenderung aktif dari sebelum ikut PAUD, setelah mengikuti PAUD ia lebih mampu mengontrol perasaan atau emosinya, serta memahami perasaan orang lain dengan usianya yang masih muda.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Rizma Fithri |
| Uncontrolled Keywords: | Kecerdasan Emosi; Usia Dini |
| Subjects: | Psikologi |
| Divisions: | Fakultas Psikologi dan Kesehatan > Psikologi |
| Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 09 Feb 2015 03:20 |
| Last Modified: | 09 Feb 2015 03:20 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/414 |
