Lutfiana, Maeni (2015) MODEL KOMUNIKASI ANTARPRIBADI SEORANG IBU DAN ANAKNYA DALAM NOVEL “AIRMATA TERAKHIR BUNDA” (STUDI ANALISIS WACANA SARA MILLS). ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
COVER.pdf
Download (410kB) | Preview
ABSTRAK.pdf
Download (55kB) | Preview
DAFTAR ISI.pdf
Download (52kB) | Preview
BAB 1.pdf
Download (169kB) | Preview
BAB 2.pdf
Download (246kB) | Preview
BAB 3.pdf
Download (289kB) | Preview
BAB 4.pdf
Download (198kB) | Preview
BAB 5.pdf
Download (105kB) | Preview
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (55kB) | Preview
Abstract
Penelitian ini mengangkat novel sebagai objek penelitian, menjadi hal yang menarik bagi peneliti. Karena novel merupakan media penuangan pikiran, perasaan, dan gagasan penulis dalam merespon kehidupan di sekitarnya. Peneliti mengambil novel sebagai obyek penelitian yaitu novel air mata terakhir bunda. Novel tersebut menurut peneliti memiliki nilai yang terdapat dalam pesan serta posisi subyek-obyek pembaca, seperti bagaiamana model komunikasi antarpribadi seorang ibu dalam novel air mata terakhir bunda kepada anak-anaknya.
Perempuan yang menjadi tokoh utama mempunyai permasalahan yang cukup kompleks.Terutama perempuan yang sudah berumah tangga namun ditinggal oleh suami atau kekerasan dalam rumah tangga yang sekarang sering terjadi dimana-mana.Walau menceritakan sebuah keluarga miskin namun novel ini juga mengambil setting terjadinya bencana lumpur lapindo
Peneliti menggunakan analisis wacana sarah mills dimana terdapat tahapan posisi Subjek-objek yang memperhatikan posisi pembaca dalam sebuah teks, posisi pembaca yaitu bagaimana pembaca dan penulis di tampilkan dalam teks.
Dalam novel air mata terakhir bunda posisi subjek adalah tokoh utama yaitu delta sebagai pencerita, delta sebagai subjek atau pencerita menceritakan Ibunya yang menjadi objek pencerita. Temuan penelitian
dalam dialog ibu dengan delta lebih cenderung sering berkomunikasi setiap hari dan delta di dalam novel tersebut sering di manja oleh ibunya karena delta merupakan anak bungsu, terlihat dalam temuan data analisis sara mills bagian bab 4 tentang sepatu sempit, ibu berusaha untuk membelikan sepatu baru untuk delta yang sudah sempit dan tak layak pakai, dari kejadian sepatu sempit tersebut ibu ingin anak bungsunya senang dan tidak bersedih. Sedangkan dialog ke dua ibu kepada anaknya yang bernama Iqbal lebih cenderung jarang berkomunikasi karena Iqbal anak pertama yang sebagai contoh kepada adiknya, pernah melarang delta untuk tidak membuat ibunya menangis karena pertanyaan yang menanyak keberadaan ayahnya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Hamdun Sulhan |
| Uncontrolled Keywords: | Model Komunikasi; Novel |
| Subjects: | Dakwah > Dakwah, Komunikasi Ilmu Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Mr. Suprapto Suprapto |
| Date Deposited: | 27 Jan 2016 15:14 |
| Last Modified: | 27 Jan 2016 15:14 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4135 |
