Yohanes, Mifta (2014) EKSPLORASI NILAI-NILAI KONSELING DALAM KAIDAH-KAIDAH FIQHIYAH : ANALISA PEMAKNAAN TERAPEUTIK KONSELING. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (196kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (143kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (104kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (328kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (723kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (231kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (384kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (296kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (151kB) | Preview
Abstract
Proses pengembangan/eksplorasi adalah : (1) Teori Kepribadian Gestalt “Pentingnya mempelajari seluruh potensi manusia, menghargai dan mengalami proses sepenuhnya”, (2) Teori Kepribadian Psikoanalisa ”Aktivitas kehidupan manusia dipengaruhi Komponen-komponennya Id, Ego, Super Ego”keinginan individu berada dalam alam bawah sadar, sedang pencapai keinginan berada dalam dunia nyata, tidak menutup kemungkinan berbenturan dengan individu lainnya, pengontrol keinginan berada dalam ruang nilai-nilai yang dijunjung oleh komunitas manusia itu sendiri, (3) Teori Kepribadian Client Centered “Aktivitas kehidupan manusia dipengaruhi komponen – komponennya (Real Self, Ideal Self), organism, medan phenomenal”, (4) Teori Kepribadian REBT “Dasar asumsi manusia mempunyai potensi baik / berpikir rasional dan jujur ataupun berlaku jahat / irrasional, (5) Teori Kepribadian Behavior, menurut “Ivan Pavlov” : perilaku dibentuk berdasarkan hasil dari segenap pengalamannya berupa interaksi individu dengan lingkungan sekitarnya, lingkungan diartikan rangsangan dari luar. Menurut “Skiner” : perilaku ditentukan konsekuensi -konsekuensi yang menyertainya.
Jadi nilai konseling yang berada dalam kaidah fiqhiyah ini adalah 1. “individu adalah makhluk bernilai dan dihargai”artinya kebebasan dalam menentukan solusi permasalahan individu dan pemberian tanggung jawab penuh atas kehidupan individu tersebut. 2 “individu dengan segala keunikan” artinya setiap orang itu pasti berbeda dalam sikapnya, cita citanya, nilai yang dianutnya. 3. ”Individu dipengaruhi lingkungan sekitarnya” artinya konsekuensi konsekuensinya. 4. ”Empati” artinya individu harus mempunyai kecakapan (mengkomunikasikan persepsinya dengan individu yang ditangani) empati yang tepat apa yang dialami klien dan dirasakan klien. 5. ”Aktualisasi diri”artinya memberikan ruang untuk mengekspresikan pemikiran, perilaku, keadaan fisiknya.
Hasil dari penelitian yang dilaksanakan ialah 1. “individu adalah makhluk bernilai dan dihargai”artinya kebebasan dalam menentukan solusi permasalahan individu dan pemberian tanggung jawab atas kehidupan individu tersebut. 2 “individu dengan segala keunikan” artinya setiap orang itu berbeda dalam sikapnya, cita citanya, nilai yang dianutnya. 3.”Individu dipengaruhi lingkungan sekitarnya” artinya konsekuensi yang menyertai. 4.”Empati” artinya individu harus mempunyai kecakapan empati yang tepat apa yang dialami klien dan dirasakan klien. 5.”Aktualisasi diri”artinya memberikan ruang untuk mengekspresikan pemikiran, perilaku, keadaan fisiknya
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Agus Santoso |
| Uncontrolled Keywords: | Nilai konseling; Kaidah Fiqhiyah; Terapeutik konseling |
| Subjects: | Bimbingan Konseling |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | Users 18 not found. |
| Date Deposited: | 09 Feb 2015 03:25 |
| Last Modified: | 09 Feb 2015 03:25 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/412 |
