Setiawan, Bagus (2015) BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM BAGI PECANDU NARKOBA DI PESANTREN DZIKRUSSYIFA’ ASMA’ BEROJOMUSTI SENDANG AGUNG PACIRAN LAMONGAN. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (146kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (226kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (271kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (541kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (567kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (867kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (359kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (277kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstract
Fokus penelitian adalah (1) Bagaimana penerapan bimbingan dan konseling Islam bagi pecandu narkoba di Pesantren Dzikrussyifa’ Asma’ Berojomusti Sendang Agung Paciran Lamongan? (2) Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat penerapan bimbingan dan konseling Islam bagi Pecandu Narkoba di Pesantren Dzikrussyifa’ Asma’ Berojomusti Sendang Agung Paciran Lamongan?
Menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisa deskriptif. data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah melalui hasil wawancara dan observasi kepada pengasuh pesantren dan informan, hasil data tersebut disajikan dalam bab penyajian data dan analisa data yang berguna untuk mengetahui keadaan santri pecandu narkoba dalam penerapan bimbingan dan konseling Islam di pesantren, serta menelaah faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penerapan bimbingan dan konseling Islam. Pelaksanaan rehabilitasi di Pesantren Dzikrussyifa’ Asma’ Berojomusti terdapat beberapa kegiatan dan pembelajaran yang digunakan dalam proses rehabilitasi antara lain: mandi taubat, shalat, dzikir, qiyam al-lail, terapi gurah, terapi bekam, sedangkan metode pembentukan akhlak pada santri narkoba diantaranya: keteladanan, ceramah dan kedisiplinan Pelaksanaan rehabilitasi bagi santri narkoba tidak terlepas dari faktor pendukung: kesungguhan santri dalam mengikuti dan mentaati peraturan pesantren, hubungan baik antar santri, dan pengetahuan agama santri sebelum masuk pesantren. Sedangkan faktor penghambat: ketidakseriusan santri dalam mengikuti proses terapi di pesantren, latarbelakang santri yang berbeda-beda sehingga kadang terjadi kesalahpahaman antar santri, minimnya tenaga pembantu di pesantren menjadikan proses rehabilitasi kurang maksimal. Dapat disimpulkan bawasannya bimbingan dan konseling Islam di Pesantren Dzikrussyifa’ Asma’ Berojomusti menggunakan teknik directive counseling melihat peran aktif pengasuh dalam proses rehabilitasi
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Mohamad Thohir |
| Uncontrolled Keywords: | Bimbingan dan Konseling Islam; Narkoba |
| Subjects: | Bimbingan Konseling Psikologi Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | Users 283 not found. |
| Date Deposited: | 27 Jan 2016 08:00 |
| Last Modified: | 29 Jun 2016 03:50 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4107 |
