Makna simbol dalam tradisi upacara adat labuhan tulak bilahi: studi hermeneutika pada masyarakat Desa Krebet Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun

Hasanah, Izrin Mauidhotul (2015) Makna simbol dalam tradisi upacara adat labuhan tulak bilahi: studi hermeneutika pada masyarakat Desa Krebet Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Izrin Moudhotul Hasanah E01211018 OK.pdf] Text
Izrin Moudhotul Hasanah E01211018 OK.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (7MB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (425kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (276kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (369kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (292kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (530kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (416kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (336kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (480kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebudayaan yang terdapat di Desa Krebet Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Di desa tersebut ada suatu tradisi yang diyakini, sehingga semua masyarakat Desa Krebet harus melaksanakannya. Tradisi ini adalah upacara adat “Labuhan Tulak Bilahi”, yang mana tradisi ini berawal dari sebuah cerita sejarah. Upacara adat “Labuhan Tulak Bilahi” merupakan suatu kebudayaan yang masih dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat Desa Krebet hingga saat ini. Upacara adat tersebut diadakan setiap tahun untuk memperingati budaya leluhur dan memperingati musim tanam. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini. Penelitian ini dilakukan oleh peneliti dengan menggunakan konsep Hermeneutika. Yang mana hermeneutika ini merupakan proses mengubah sesuatu, dari ketidaktahuan menjadi mengerti. Hal ini, jika dikaitkan dengan penelitian upacara adat yang ada di Desa Krebet sangatlah tepat. Sebab, masyarakat Desa Krebet melakukan tradisi tersebut berawal dari sebuah cerita sejarah yang disampaikan secara lisan dan tertulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung pada narasumber setempat dan menggabungkan dengan buku-buku atau karya-karya seseorang yang menunjang penelitian ini. Dalam tugas skripsi ini, penulis membuat dua rumusan masalah, diantaranya adalah: 1.Apa yang dimaksud dengan Hermeneutika?
2.Bagaimana makna simbol dalam tradisi upacara adat “Labuhan Tulak Bilahi”?. Penelitian ini menemukan bahwa tradisi upacara adat “Labuhan Tulak Bilahi” berawal dari sebuah cerita sejarah. Dalam pelaksanaan, tradisi ini juga masih melibatkan agama Islam. Sehingga membuat seseorang percaya dan yakin terhadap tradisi tersebut. Demikianlah yang membuat penulis meneliti penelitian tersebut dengan menggunakan konsep Hermeneutika.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Additional Information: Muktafi
Uncontrolled Keywords: Tradisi Upacara Adat; Filsafat Agama
Subjects: Budaya - Agama
Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Filsafat Agama
Depositing User: Editor : Rini Wahyuningsih------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 26 Jan 2016 03:16
Last Modified: 24 Feb 2025 07:56
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/3973

Actions (login required)

View Item
View Item