قضية نقصان عقل المرأة: دراسة تحليلية في حديث صحيح البخاري رقم الحديث: 304

Rokhim, Ainur (2010) قضية نقصان عقل المرأة: دراسة تحليلية في حديث صحيح البخاري رقم الحديث: 304. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Ainur Rokhim_E03206056.pdf] Text
Ainur Rokhim_E03206056.pdf

Download (5MB)

Abstract

Perempuan yang dilakukan olch Rasulullah saw dalam hadist shahih al-Bukhari kcpada para wanita tentang kckurangan akal mereka merupakan suatu petunjuk bahwa kemungkinan besar maksud kekurangan itu adalah kekurangan sektoral, baik naluri maupun insidental, dan kekurangan dibidang apapun tidak akan mengikis kemampuan intelektualnya dan kesanggupannya untuk menanggung scluruh tanggung jawabnya yang asasi. Di antara tanggung jawab yang khusus baginya adalah mengurus anak. Allah tidak Akan mungkin membebankan tanggung jawab iai kecuali pada manusia yang scmpurna, dan kaum pria tidak mungkin mempercayakan anak-anak mereka kcpada manusia yang lemah serta kurang akal dan agamanya. Di antara tanggung jawab para wanita adalah tanggung jawab yang menjadi bcban seluruh manusia secara individual baik laki-laki maupun perempuan, scperti; tanggung jawab kemanusiaan, tanggung jawab pidana, tanggung jawab lingkungan, mamelihara harta, dsb. Kekurangan tersebut kalau bukan kekurangan manusia sejak lahir atau sebagai indikasi pembeda antara laki dan perempuan, scperti perbedaan anggota badan, maka ini kekurangan naluriah atau semi naluriah yang muncul setelah dewasa, scbagai pengaruh perkembangan dan perubahan fisik setelah menjadi istri dan ibu, yakni seiring dengan scmakin sempurnanya perkembangan dan paubahan fisik dan segala akibatnya. yakni, hamil, melahirkan, dan menyusui dari satu sisi, dan seiring dengan semakin sempurnanya kehidupan sosial yang memberi proporsi khusus pada wanita, dari sisi Iain kami berkesimpulan demikian mengingat adanya interaksi antara kehidupan biologis dan kehidupan sosial di satu pihak serta kehidupan biologis dan kehidupan intelektual di pihak lain di antara contoh interaksi ini adalah ketentuan dalam kesaksian wanita, seakan-akan wanita di dominasi oleh faktor kelembutan rasa, atau ketika dalam menghadapi hambatan, misalnya haid, atau kctika menanggung beban hamil, mcnyusui, dan mengurus anak, mengurus rumah tangga. Di samping itu hadist Nabi tersebut menyinggung kekurangan yang dimiliki wanita, namun beliau tidak membatasi tahapnya seakan-akan kepastian tahap kekurangan itu di serahkan pada hasil penelitian dan analisa manusia yang ahli.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Nuqshan; Aql
Subjects: Gender
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 15 Apr 2020 08:35
Last Modified: 12 Sep 2020 03:59
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/39682

Actions (login required)

View Item
View Item