Analisis al Urf dan Kitab Undang-undang Hukum Perdata Pasal 1155 terhadap pelaksanaan Gadai tanpa batas waktu di Desa Kedungsekar Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik

Chalim, Muhammad Nur Abdul (2020) Analisis al Urf dan Kitab Undang-undang Hukum Perdata Pasal 1155 terhadap pelaksanaan Gadai tanpa batas waktu di Desa Kedungsekar Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Muhammad Nur Abdul Chalim_C92216186.pdf] Text
Muhammad Nur Abdul Chalim_C92216186.pdf

Download (1MB)

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam pernelitian ini adalah: 1. bagaimana pelaksanaan gadai tanpa batas waktu yang dilakukan oleh masyarakat 2. bagaimana analisis al-’Urf dan Kitab Undang-undang Hukum Perdata Pasal 1155 terhadap pelaksanaan gadai tanpa batas waktu di Desa Kedungsekar Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif, jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dimana pengumpulan datanya dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan gadai tanpa batas waktu di desa Kedungsekar kecamatan Benjeng kabupaten Gresik. Hasil penelitian dalam skripsi ini menunjukkan bahwa jika dilihat dari segi rukun dan syarat rahn maka pelaksanaan gadai tersebut telah memenuhi sehingga bisa dikategorikan sebagai ‘urf sahih. Tetapi jika dikaitkan dengan salah satu kaidah fikih termasuk kategori ‘urf fasid, karena dalam rahn yang dilakukan lebih banyak menimbulkan kemudharatan daripada maslahat yang diharapkan. Sedangkan menurut ketentuan hukum perdata gadai tanpa batas waktu yang dilakukan oleh masyarakat desa tersebut termasuk sah, bahkan dalam pasal 1155 KUH Perdata bisa dijadikan suatu dasar hukum oleh kreditur jika memang nantinya akan terjadi wanprestasi yang dilakukan oleh debitur. Berdasarkan hasil penelitian dalam skripsi ini, maka diharapkan setiap warga masyarakat untuk lebih memperhatikan kebiasaan yang telah berkembang, karena tidak semua kebiasaan yang ada dan berkembang dimasyarakat termasuk kedalam ‘urf sahih. Khususnya dalam pelaksanaan gadai kedepannya mereka harus menggunakan batasan waktu yang jelas dan pasti terkait kapan gadai itu akan berakhir.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: al Urf; gadai
Subjects: Gadai
Hukum > Hukum Perdata Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Muhammad Chalim
Date Deposited: 12 Mar 2020 01:52
Last Modified: 12 Mar 2020 01:52
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/39321

Actions (login required)

View Item
View Item