Nalar pemikiran etika politik A. Mustofa Bisri

Irfan, Agus (2019) Nalar pemikiran etika politik A. Mustofa Bisri. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Agus Irfan_F53416002.pdf] Text
Agus Irfan_F53416002.pdf

Download (2MB)

Abstract

Disertasi ini membahas tentang “Nalar Pemikiran Etika Politik A. Mustofa Bisri” yang dijabarkan dalam tiga sub rumusan masalah, yaitu: (1) Bagaimana pandangan A. Mustofa Bisri tentang etika politik? (2) Apa relevansi pemikiran etika politik tersebut dengan dinamika politik kontemporer di Indonesia? (3) Bagaimana corak dan nalar pemikiran etika politik A. Mustofa Bisri dalam perspektif maqāṣid al-siyāsah? Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan maqāṣid al-siyāsah dan melibatkan pendekatan sosiologi pengetahuan. Hasil akhir penelitian ini menunjukkan: Pertama, politik kebangsaan dapat dipahami sebagai langkah proaktif dan konsisten di dalam mempertahankan NKRI sebagai wujud final, yang diekspresikan oleh A. Mustofa Bisri melalui gagasannya tentang revitalisasi Pancasila dan kritiknya terhadap gerakan ideologisasi Islam. Sementara, politik kerakyatannya diwujudkan melalui upaya penyadaran tentang hak-hak dan kewajiban rakyat disertai advokasi kepada kalangan lemah. Konsepsi pemikiran etika politik A. Mustofa Bisri tersebut tersirat dari tiga dimensi etika politik seperti tujuan, sarana dan aksi politik yang bermuara pada visi keadilan dengan melibatkan peran civil society sebagai pengejawantahan amar ma’rūf nahī munkar. Kedua, Gagasan A. Mustofa Bisri ini memiliki relevansi yang lestari dengan dinamika politik di Indonesia khususnya di dalam mewujudkan kultur demokrasi deliberatif. Gagasan etika politiknya menemukan momentumnya ketika dinamika politik Indonesia kontemporer berjalan tanpa mengenal substansi kebudayaan dan kemanusiaan sebagaimana kritiknya terhadap parsialisme kultur dan elite politik. Politik yang digelar tidak lebih dari sekadar demokrasi prosedural bahkan antagonistik yang abai terhadap nilai dan moralitas bangsa. Ketiga, dilihat dari maqāṣid al-siyāsah, pemikiran etika politik yang digagas A. Mustofa Bisri, dipengaruhi oleh nalar fikih, teologi dan tasawuf. Hal lain yang turut mempengaruhi pemikiran politiknya adalah konstruksi sosiologis yang mengitarinya seperti determinasi politik kebangsaan Nahdlatul Ulama (NU) dan konstruksi pemikiran politik ayahnya, Bisri Mustofa. Konsekuensi dari tiga nalar tersebut, pemikiran A. Mustofa Bisri layak dikelompokkan sebagai tradisionalisme reformis dan humanisme spiritual. Tipologi demikian, dicirikan oleh penguasaannya terhadap tradisi turāts namun terbuka di dalam upaya merekonstrusi makna. Nalar dan tipologi pandangan demikian, lazim lahir dari kalangan muslim yang memiliki latar belakang ulama dan budayawan.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: A. Mustofa Bisri; Nalar Politik; Etika Politik; Maqāṣid al Siyāsa
Subjects: Politik
Pemikiran
Etika
Divisions: Program Doktor > Studi Islam
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 03 Feb 2020 08:24
Last Modified: 03 Feb 2020 08:24
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/39100

Actions (login required)

View Item
View Item