Ravi, Rois Fadzi Ahmad (2019) Analisis Maṣlaḥah Mursalah terhadap larangan pengajuan praperadilan oleh tersangka yang melarikan diri atau berstatus DPO berdasarkan SEMA nomor 1 tahun 2018. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Rois Fadzi Ahmad Ravi_C93216104.pdf
Download (965kB)
Abstract
Larangan pengajuan praperadilan oleh tersangka melarikan diri atau memiliki status DPO yang ditetapkan penyidik merupakan sebuah langkah terobosan hukum yang dilakukan Mahkamah Agung untuk menyempurnakan kekosongan aturan dalam Undang-Undang Nomor 8 tahun 1981 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), dimana dalam KUHAP terdapat celah yang bisa dilakukan oleh tersangka yang melarikan diri untuk mengajukan permohonan praperadilan melalui kuasa hukum atau keluarganya. Namun penetapan larangan yang dituangkan dalam SEMA Nomor 1 Tahun 2018 tersebut merusak tatanan hukum yang ada, karena dalam muatannya terdapat poin yang mereduksi hak asasi namun tidak ada langkah pengujian dalam SEMA itu sendiri. meskipun jika dilihat dari sisi kemashlahatan SEMA tersebut sudah memberikan dampak kemanfaatan dan menolak sebuah keburukan.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | SEMA; Laranga Pengajuan Praperadilan; Maslahah Mursalah |
| Subjects: | Hukum > Hukum Pidana Hukum Hukum > Hukum Pidana Islam Hukum Islam > Pidana Positif |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | Rois Fadzi Ahmad Ravi |
| Date Deposited: | 06 Jan 2020 05:11 |
| Last Modified: | 06 Jan 2020 05:11 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/38243 |
