Farosdak, , (2015) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP BESARAN DENDA SEWA-MENYEWA MOBIL YANG JATUH TEMPO PADA PERSEWAAN MOBIL DI KELURAHAN MLAJAH KECAMATAN BANGKALAN KABUPATEN BANGKALAN. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (218kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (150kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (257kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (442kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (174kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (246kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (181kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (172kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (131kB) | Preview
Abstract
Hasil penelitian lapangan, yang berjudul “Analisis Hukum Islam Terhadap Besaran Denda Sewa-menyewa Mobil Yang Jatuh Tempo Pada Persewaan Mobil Di Kelurahan Mlajah Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan”. Penelitian ini untuk menjawab dua pertanyaan: yaitu
Bagaiman praktek penentuan besaran denda pada sewa-menyewa mobil yang jatuh tempo di Kelurahan Mlajah Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan?
Dan bagaimana analisis hukum Islam terhadap penentuan Besaran Benda Sewa-menyewa Mobil Yang Tatuh Tempo Di Kelurahan Mlajah Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan?
Penelitian tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik analisis secara kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati dengan metode yang telah ditentukan. Dalam analisis ini, penulis menggunakan pola pikir induktif yang berarti menggunakan pola pikir yang berpijak pada teori-teori yang berkaitan dengan permasalahan, kemudian dikemukakan berdasarkan fakta-fakta tentang penerapan akad ijarah dengan tambahan denda. Pola pikir ini berpijak pada teori-teori ijarah dan ta’zir kemudian dikaitkan dengan fakta di lapangan tentang penerapan akad ijarah dengan tambahan denda pada Analisis Hukum Islam Terhadap Besaran Denda Sewa-menyewa Mobil Yang Jatuh Tempo Pada Persewaan Mobil Di Kelurahan Mlajah Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan.
Hasil peneltian menunjukkan bahwa dalam prakteknya, akad ijarah yang ada di Persewaan Mobil ini terdapat 2 akad. Pertama, adalah akad ijarah di mana pihak persewaan menyediakan barang sewaan yaitu mobil kepada para penyewa.
Dalam Hukum Islam hal ini diperbolehkan. Kedua, memberikan denda kepada penyewa jika terlambat dalam mengembalikan barang sewaan yaitu mobil.
Menurut Hukum Islam status dalam praktiknya diperbolehkan. Dikarenakan penerapan denda ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa tanggungjawab dan disiplin bagi setiap penyewa yang terlambat mengembalikan barang sewaan.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis Pada Persewaan Mobil Di Kelurahan Mlajah Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan, penulis dapat memberikan saran kepada pihak persewaan agar memberikan penjelasan terlebih dahulu kepada si penyewa tentang pengambilan denda ketika terlambat mengembalikan mobil sewaan dan meberikan pelayanan yang lebih baik dan ramah kepada si penyewa.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Sri Warjiyati |
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Islam; Denda; Sewa-Menyewa; |
| Subjects: | Hukum Islam Sewa |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Mr. Suprapto Suprapto |
| Date Deposited: | 19 Jan 2016 09:55 |
| Last Modified: | 19 Jan 2016 09:56 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/3641 |
