Problematika perilaku seks remaja dan solusinya dengan pendekatan Sufistic psycho-social learning: Studi multi kasus di P2TP2A kabupaten Sidoarjo, P2TP2A kabupaten Gresik dan PPT kabupaten Bangkalan.

Mutmainah, Mutmainah (2019) Problematika perilaku seks remaja dan solusinya dengan pendekatan Sufistic psycho-social learning: Studi multi kasus di P2TP2A kabupaten Sidoarjo, P2TP2A kabupaten Gresik dan PPT kabupaten Bangkalan. ['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Mutmainah_F530115067.pdf] Text
Mutmainah_F530115067.pdf

Download (4MB)

Abstract

Fokus Penelitian ini meliputi empat hal antara lain: pertama,problematika perilaku seks remaja di P2TP2A kabupaten Sidoarjo, P2TP2A kabupaten Gresik, dan PPT kabupaten Bangkalan. Kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi problematika Perilaku seks remaja di P2TP2A kabupaten Sidoarjo, P2TP2A kabupaten Gresik, dan PPT kabupaten Bangkalan. Ketiga, pendekatan sufistik psycho-social learning dalam menangani problematika perilaku seks remaja di P2TP2A kabupaten Sidoarjo, P2TP2A kabupaten Gresik, dan PPT kabupaten Bangkalan. Dan yang ketiga, hambatan dan tantangan pendekatan sufistik psycho-social learning dalam menangani problematika perilaku seks remaja di P2TP2A kabupaten Sidoarjo, P2TP2A kabupaten Gresik, dan PPT kabupaten Bangkalan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi multi kasus. Kancah penelitian di lembaga P2TP2A kabupaten Sidoarjo, P2TP2A kabupaten Gresik, dan PPT kabupaten Bangkalan. Tehnik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Tehnik analisis data adalah diskriptif kualitatif menggunakan model Milles dan Huberman yaitu: reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Sedangkan keabsahan data didasarkan pada derajat kepercayaan (credibility) dengan menggunakan triangulasi metode, sumber, dan teori. Hasil penelitian yaitu: (1) problematika perilaku seks remaja meliputi: persetubuhan, pemerkosaan, pelecehan seksual, perdagangan (trafficking), dan sodomi (2) faktor-faktor yang mempengaruhi remaja mengalami problem perilaku seks tidak terlepas dari faktor internal: kurangnya kesadaran beragama, minimnya pengetahuan tentang sek, meningkatnya libido seksual, gaya hidup, dan perilaku kerentanan pada resiko. Dan faktor eksternal meliputi: kurangnya perhatian orang tua, dampak penyalagunaan tehnologi, pengaruh pergaulan teman, ekonomi, kurangnya kontrol masyarakat, dan nilai-nilai dalam masarakat (3) pendekatan sufistic psycho-social learning dalam menangani problematika perilaku seks remaja, berdasarkan temuan penelitian pendekatan psikologi sufistik menggunakan metode muhasabah dengan mengedepankan humanis-multikultural. Untuk pendekatan social learning menggunakan observational learning dengan modeling simbolik dan modeling partisipan. Pendekatan sufistic psycho-social learning terinterkoneksi sehingga penangan tersebut mampu meningkatkan citra diri (self image),konsep diri (self concept), harga diri (self esteem), kepercayaan diri (self confident),dan kontrol diri (self contol). (4) hambatan dan tantangan pendekatan sufistik psycho-social learning dalam menangani problematika perilaku seks remaja meliputi: terbatasnya kualitas dan kuantitas pendamping, remaja mengalami post traumatik stress disorder, remaja kurang motivasi untuk berubah, kurangnya dana, dukungan sosial keluarga kurang, dan belum ada shelter.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined])
Uncontrolled Keywords: perilaku seks remaja, pendekatan Sufistic psycho-social learning
Subjects: Psikologi Islam
Psikologi Sosial
Remaja, Gaya hidup
Divisions: Program Doktor > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mutmainah Mutmainah
Date Deposited: 20 Sep 2019 08:05
Last Modified: 20 Sep 2019 08:05
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/35660

Actions (login required)

View Item
View Item