Aziz, Abdul (2010) Perbandingan pemikiran tentang kurikulum antara Imam Al Ghazali dengan John Dewey. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Abdul Aziz_D01206238.pdf
Download (6MB)
Abstract
Konsep kurikulum yang dikemukan Al-Ghazali terkait erat dengan kosepnya mengenai ilmu pengetahuan. Dalam Pandangan Al-Ghazali tentang kurikulum dapat dipahami dari pandangannya mengenai ilmu pengetahuan. Ia membagi ilmu pengetahuan kepada yang terlarang dan yang wajib dipelajari oleh anak didik menjadi tiga kelompok, yaitu: Ilmu yang tercela (baik sedikit maupun banyak), Ilmu yang terpuji (sedikit maupun banyak) dan Ilmu yang terpuji pada taraf tertentu. Dari ketiga kelompok ilmu tersebut, Al-Ghozali membagi lagi ilmu tersebut menjadi dua kelompok ilmu dilihat dari segi kepentingannya, yaitu: Ilmu yang wajib (fardlu 'ain) dan Ilmu yang hukum pelajarinya fardlu kifayah. ilmu yang paling utama dalam pandangan ghaz.ali adalah ilmu agama dengan segala cabangnya, Penyusunan kurikulum pelajaran Al-Ghazali perhatian khususnya pada ilmu-ilmu agama dan etika sebagaimana dilakukkannya terhadap ilmu-ilmu yang sangat menentukan bagi kehidupan masyarakat. Pada dasarnya konsep kurikulum pendidikan yang digagas oleh John Dewey sebagai para pelopor liberalisme pendidikan. memandang bahwa pendidikan adalah sebagai upaya untuk penyelesaian masalah-masalah secara
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemikiran kurikulum; Imam Al Ghazali; John Dewey |
| Subjects: | Pendidikan > Kurikulum |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 27 Aug 2019 08:01 |
| Last Modified: | 27 Aug 2019 08:01 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/35536 |
