Analisis Vegetasi dan Nilai Ekonomi Ekosistem Mangrove di Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo

Ulum, Bahrul (2019) Analisis Vegetasi dan Nilai Ekonomi Ekosistem Mangrove di Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Muhammad Bahrul Ulum_H04215007.pdf] Text
Muhammad Bahrul Ulum_H04215007.pdf

Download (2MB)

Abstract

Kecenderungan terus berkurangnya luasan hutan mangrove di Kecamatan Tongas karena dialihfungsikan sebagai lahan tambak dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan pesisir. Untuk itu perlu dilakukan lagi kajian-kajian atau penelitian tentang vegetasi mangrove dan juga valuasi ekonomi ekosistem mangrove agar masyarakat mengerti seberapa pentingnya ekosistem mangrove bagi semua orang khususnya yang tinggal di sekitar kawasan ekosistem mangrove itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur vegetasi ekosistem mangrove dan nilai ekonomi total ekosistem mangrove di Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo. Pengambilan data struktur vegetasi ekosistem mangrove dilakukan pada 5 stasiun dengan menggunakan metode transek mangrove 10 x 10 m. Analisis nilai ekonomi total ekosistem mangrove dilakukan dengan cara menyebar kuisioner terhadap 80 reponden. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 jenis mangrove Rhizopora apiculata, Avicennia marina, Sonneratia alba, Excocaria agallocha, Acanthus ilicifolius, Avicennia alba. Kerapatan mangrove di Kecamatan Tongas memiliki nilai 830 individu/ha termasuk dalam kategori jarang. Jenis mangrove yang paling mendominasi di lokasi penelitian yaitu Rhizopora apiculata dengan nilai kerapatan pada tingkat pohon 530 individu/ha, tingkat pancang 1340 individu/ha 15666,67 individu/ha. Rhizopora apiculata memiliki peran yang penting di ekosistem mangrove Kecamatan Tongas dengan nilai INP pada tingkat pohon 146,94%, tingkat pancang 95,26%, dan tingkat semai 82,59%. Nilai ekonomi total mangrove Rp 39.835.001.653 didapatkan dari hasil penjumlahan manfaat langsung rajungan, ikan, udang rebon dan tambak udang vaname sejumlah Rp22.471.859.500, manfaat tidak langsung Rp 14.449.485.082, manfaat pilihan Rp 5.661.071, manfaat keberadaan Rp 1.390.086.000, dan manfaat warisan Rp 1.517.910.000.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Subjects: Ekonomi
Ilmu Kelautan
Ekologi
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Ilmu Kelautan
Depositing User: Ulum Muhammad Bahrul
Date Deposited: 16 Aug 2019 09:09
Last Modified: 16 Aug 2019 09:10
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/35252

Actions (login required)

View Item
View Item