PENINGKATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA SISWA SLOW LEARNER MELALUI KONSELING INDIVIDU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BAITUSSALAM SURABAYA (STUDI KASUS PADA SISWA X KELAS VII DI SMP BAITUSSALAM SURABAYA

Darmiati, Darmiati (2015) PENINGKATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA SISWA SLOW LEARNER MELALUI KONSELING INDIVIDU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BAITUSSALAM SURABAYA (STUDI KASUS PADA SISWA X KELAS VII DI SMP BAITUSSALAM SURABAYA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (969kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (134kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (261kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (392kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (518kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (309kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (631kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (220kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (205kB) | Preview

Abstract

Komunikasi merupakan dasar keberhasilan dalam proses konseling, oleh karena itu komunikasi merupakan factor utama yang harus dilakukan untuk memulai bantuan terhadap konseli. Siswa lambat belajar (Slow Learner) yang mengalami kesullitan dalam komunikasi memerlukan bantuan untuk dapat mengungkapkan perasaan dan mengaktualisasikan diri, oleh karena itu konseling individu dipilih untuk membantu menyelesaikan permasalahan konseli.

Pada penelitian ini penulis menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dan menggunakan jenis penelitian studi kasus. Data-data tersebut diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa data yang diperoleh melalui observasi dapat dikatakan bahwa siswa D mengalami lambat belajar yang mengakibatkan kurang percaya diri, akibatnya siswa D menjadi pendiam, sedikit pemalas, kurang bersosialisasi dengan teman sebayanya. Dalam proses pembelajaran diketahui D juga kurang memperhatikan dan sering menggambar di waktu ulangan. Dan hasil wawancara dengan D dan orang-orang yang bersangkutan diperoleh data bahwa D mengalami kesulitan dalam berkomunikasi, pendiam, kurang percaya diri, mengabaikan pelajaran di kelas dan memiliki sedikit teman.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan konseling individu untuk membantu siswa D untuk meningkatkan komunikasi interpersonalnya berangsur-angsur mengalami perubahan kearah yang lebih baik, yang tadinya kurang percaya diri, pendiam dan sedikit pemalas menjadi lebih terbuka, mulai bisa bersosialisasi, tumbuh empati terhadap sesama dengan membantu orang lain dan bermain dengan teman sebayanya.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Additional Information: Ni’matus Sholiha
Uncontrolled Keywords: Komunikasi Interpersonal dan Siswa Slow Learner; Konseling Individu
Subjects: Bimbingan Konseling
Komunikasi Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Mr Sulaiman Sulaiman
Date Deposited: 18 Jan 2016 03:46
Last Modified: 18 Jan 2016 03:46
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/3443

Actions (login required)

View Item
View Item