Tinjauan Hukum Islam Dan Yuridis Terhadap Jual Beli Air Sungai Dengan Sistem Dim Di Dusun Pokak Srirande Lamongan

Nuzulah, Fitriatin (2019) Tinjauan Hukum Islam Dan Yuridis Terhadap Jual Beli Air Sungai Dengan Sistem Dim Di Dusun Pokak Srirande Lamongan. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Fitriatin Nuzulah_C72214077.pdf] Text
Fitriatin Nuzulah_C72214077.pdf

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan dengan judul: Tinjauan Hukum Islam dan Yuridis terhadap Jual Beli Air Sungai dengan sistem Dim di Dusun Pokak, Srirande, Lamongan. Di dalamnya membahas mengenai mekanisme dan hubungan Hukum Islam yang termasuk dalil-dalil Al-Quran dan hubungan dengan peraturan Yuridis dalam PP No.38 Tahun 2011 Tentang Sungai. Penelitian ini memuat dua rumusan masalah diantaranya, (1)Bagaimana praktek Jual beli air sungai dengan sistem dim di Dusun Pokak, Srirande, Lamongan? (2) Bagaimana Tinjauan Hukum Islam dan Yuridis tentang Jual beli air sungai dengan sistem dim di Dusun Pokak, Srirande, Lamongan. Penulis menggunakan pola pikir deduktif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data mengambil obyek secara langsung dari lapangan dengan observasi, interview, serta menganalisis dengan studi dokumen. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) Petani merasa terbantu karena adanya jual beli air sungai ini karena panen ikan akan terus berlanjut dan tidak akan khawatir gagal panen setiap tahunnya. (2) Dilihat dari PP No. 38 Tahun 2011 Tentang Sungai Pasal 3 Ayat (2) ada kaitannya dengan fungsi sungai yang berkelanjutan, sehingga hal ini masih diperbolehkan karena banyaknya dampak positif yang timbul. Dari kesimpulan diatas maka diharapkan kepada para pihak yakni: Pertama, kepada pembeli diharapkan lebih berfikiran bahwa jual beli air sungai ini merupakan jual beli jasa yang pembayarannya dilakukan untuk membayar penjaga penjaga pintu air sehingga uang hasil penjualan tidak semata-mata untuk kepentingan keuntungan pribadi tanpa ada timbal balik dari penjual. Kedua, kepada penjual diharapkan memiliki catatan secara terperinci tentang besaran tarif jual beli air secara jelas yang dating dari musyawarah bersama melibatkan pemerintah desa dan hasil dari penjualan air tersebut juga diharap dapat masuk di kas desa sebagai pemasukan desa. Ketiga, bagi pemerintah desa, diharapkan ada suatu peraturan desa yang mengatur besaran tarif jual beli air sungai tersebut sehingga setiap tahunnya harga air bisa tetap standart dan tidak ada kenaikan yang drastis akibat tidak adanya peraturan desa yang mengatur.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam; Jual Beli
Subjects: Hukum Islam
Jual Beli
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Nuzulah Fitriatin
Date Deposited: 16 Aug 2019 06:38
Last Modified: 16 Aug 2019 06:38
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/34308

Actions (login required)

View Item
View Item