Ratu, Masuji (2019) Maryam Dalam Al-Qur'an: studi terhadap penafsiran al-Qurthubi surah Ali Imran ayat 42. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN SUNAN AMPEL.
Masuji Ratu_E03215023.pdf
Download (1MB)
Abstract
Bahasan kenabian dalam islam merupakan pokok bagi pemahaman ajaran islam lainnya. Wacana tentang kenabian biasanya menjadi pembahasan pada kajian filsafat. Padahal wacana ini juga bisa menggunakan kajian dengan ayat-ayat Alquran dan hadis. Jika filsafat kenabian membahas masalah ini dengan sangat kritis dari sisi epistimologisnya, maka dalam Alquran pembahasan tentang kenabian lebih pada persoalan istilah yang digunakan dan juga misi kenabian yang dibawa oleh masing-masing nabi dan rasul tersebut. Para mufassir dalam menafsiran Alquran juga sering berbeda pendapat ketika menafsirkan adanya nabi perempuan dalam konteks ini yaitu Maryam. Salah satu mufassir tersebut adalah al-Qurthubi. Dalam tafsir Jami’ Li Ahkam Alquran al-Qurthubi menggunakan pendekatan bahasa yang mempunyai kaitan dengan ayat lain. Dalam penjabaran argumennya al-Qurthubi berpegang pada dalil Alquran yang bercerita tentang Maryam dan kenabian Isa. Pada pembahasan ini akan dikemukakan apa saja yang menjadi dalil atau landasan al-Qurthubi dalam pandangannya terhadap kenabian perempuan. Al-Qurthubi juga dengan tegas mendukung pendapat bahwa ada nabi perempuan, khususnya Maryam.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nabi; Maryam; Kenabian; perrempuan |
| Subjects: | Tafsir > Tafsir Al Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir |
| Depositing User: | Ratu Masuji |
| Date Deposited: | 09 Aug 2019 01:43 |
| Last Modified: | 09 Aug 2019 01:43 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/34069 |
