Hariri, M (2019) Kontra narasi terhadap hoaks Ratna Sarumpaet tentang penganiayaan oleh orang asing perspektif dekonstruksi Jacques Derrida. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
M. Hariri_E91215047.pdf
Download (3MB)
Abstract
Artikel ini meneliti narasi hoaks Ratna Sarumpaet tentang penganiayaan oleh orang-orang asing terhadap dirinya dalam perspektif Jacques Derrida. Kasus ini terjadi pada 21 September dan telah menjadi hoaks nasional pada 3 Oktober setelah polisi melakukan investigasi di tempat kejadian. Latar belakang narasi tersebut setelah ia melalui operasi sedot lemak wajah di salah satu rumah sakit Jakarta yang berakibat bengkak dan memar. Selanjutnya, ia menggunakan narasi penganiayaan tersebut untuk menyembunyikan rasa malu di depan keluarga dan teman-temannya. Narasi tersebut secara luas telah mempengaruhi kondisi politik Indonesia selama dua bulan menjelang pesta demokrasi 2019. Artikel ini ingin menjawab sebuah pertanyaan bagaimana narasi penganiayaan tersebut dalam perspektif dekonstruksi. Dalam perspektif ini, penulis memeriksa penggunaan logika biner dan ide penganiayaan dalam wacana kebohongan. Artikel ini ingin menegaskan bahwa Ratna Sarumpaet berada dalam kondisi tidak kritis dan tidak mempertimbangkan idenya berdasarkan status dirinya sebagai politisi dan aktivis. Akibatnya, penggunaan ide penganiayaan gagal menyembunyikan rasa malu. Ini menyiratkan bahwa narasi tersebut mengalami sesat logika dalam menjadikan kebohongan sebagai keuntungan.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Narasi, Hoaks, Ratna Sarumpaet, Dekonstruksi |
| Subjects: | Filsafat > Filsafat Islam Filsafat > Filsafat Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam |
| Depositing User: | Hariri M. |
| Date Deposited: | 08 Aug 2019 01:37 |
| Last Modified: | 08 Aug 2019 01:37 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/33147 |
