Zaid bin Haritsah (w. 8 H/629 M) dalam Perang Mu'tah

Afiyah, Asalul (2019) Zaid bin Haritsah (w. 8 H/629 M) dalam Perang Mu'tah. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Asalul Afiyah_A92215072.pdf] Text
Asalul Afiyah_A92215072.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini membahas tentang “Zaid bin Haritsah (w. 8 H/629 M) dalam Perang Mu’tah” yang fokus mengkaji beberapa permasalahan (1) Riwayat Hidup Zaid bin Haritsah (2) Peran Zaid bin Haritsah dalam Dakwah Rasulullah (3) Perjuangan Zaid bin Haritsah dalam Perang Mu’tah. Penelitian ini menggunakan metode sejarah, melalui langkah-langkah heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Data-data penelitian didapat dari penelusuran sumber terkait, dipilih sesuai tema dan di analisis untuk diperoleh data yang sesuai. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan historis-biografis yang bertujuan melacak secara menyeluruh latar belakang sejarah kehidupan Zaid, dan pendekatan sosiologis, yang akan menggambarkan interaksi sosial yang terjadi antara individu maupun golongan. Disini peneliti menggunakan teori Kepemimpinan menurut MaxWeberdalam jenis kepemimpinan kharismatik yaitu kepemimpinan berdasarkan pengaruh dan kewibawaan pribadi dan teori Peranan menurut Soerjono Soekanto untuk menjelaskan peran Zaid dalam Islam dan kehidupan Rasululullah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Zaid bin Haritsah lahir sekitar 47 tahun sebelum hijrah, ayahnya bernama Haritsah bin Sharakhil bin Ka’ab dan ibunya Syu’da binti Sa’laba, Zaid adalah budak yang diangkat menjadi anak angkat Rasulullah, ia memiliki 3 anak yakni Usamah, Zaid, dan Ruqoyyah. Zaid syahid dalam perang Mu’tah di usia 55 tahun. (2) Beberapa Peran Zaid dalam dakwah Rasulullah yakni mendampingi Rasulullah saat melaksanakan dakwah, Hijrah ke Madinah bersama Rasulullah, menjadi pemimpin Madinah sementara menggantikan Rasulullah, dan terlibat dalam perang. (3) Perang Mu’tah terjadi pada tahun 8 H, yang di latarbelakangi terbunuhnya utusan Rasulullah,3000 pasukan Muslim disiapkan untuk melawan 200.000 pasukan Romawi. Tiga orang panglima dipilih yakni Zaid bin Haritsah, Ja’far bin Abi Thalib, dan Abdullah bin Rawahah. Zaid mengendarai kuda dengan memegang panji-panji Rasulullah, ia terus menyerang hingga akhirnya Syahid. Pimpinan di gantikan oleh Ja’far namun ia juga terbunuh, digantikan lagi oleh Abdullah yang juga terbunuh. Akhirnya pasukan Muslim memberikan bendera kepada Khalid bin Walid, ia mengarahkan pasukan Muslim ke arah selatan, esoknya orang-orang membuat keributan bahwa bantuan pasukan Muslim telahdatang, hal itu membuat Pasukan Romawi takut dan mengundurkan diri dari peperangan.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Zaid bin Haritsah, Sahabat, Peran, Perang Mu’tah, Perjuangan
Subjects: Sejarah Peradaban Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Afiyah Asalaul
Date Deposited: 30 Jul 2019 08:08
Last Modified: 30 Jul 2019 08:08
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/32911

Actions (login required)

View Item
View Item